Bola . 12/07/2024, 17:11 WIB

Cegah Praktik Pengaturan Skor, Stefano Cugurra Harapkan Sanksi Tegas

Penulis : Sahroni  |  Editor : Sahroni

fin.co.id - Stefano Cugurra mengharapkan sanksi keras kepada oknum pelaku untuk mencegah praktik pengaturan skor (match fixing).

Pelatih Bali United menuturkan, sanksi berat dapat dijatuhkan apabila sejumlah bukti sudah terkumpul.

"Menurut saya tegas, harus keras buat pemain atau siapa pun," kata Stefano di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat.

Pelatih asal Brasil itu menambahkan, hukuman yang keras dijatuhkan kepada pelaku agar dapat menjadi contoh.

Sehingga, lanjut dia, tidak ada lagi celah bagi oknum melakukan tindakan curang tersebut.

Pelatih yang biasa disapa Coach Teco itu menambahkan, praktik pengaturan skor dapat mencederai sportifitas olahraga.

Seain itu, match fixing tidak menghargai tim yang telah berlatih dengan keras untuk mempersembahkan pertandingan yang terbaik.

"Kami pelatih, pemain kerja setiap hari untuk memberikan yang terbaik kepada tim. Tidak boleh ada kecurangan, benar-benar kotor. Tapi menurut saya semua harus ada bukti, agar pelaku dapat dijatuhkan sanksi," imbuhnya.

Praktik curang seperti pengaturan skor bisa saja muncul dalam setiap kompetisi di tanah air termasuk menjelang Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com