Bola . 11/06/2025, 05:48 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Pelatih kepala tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, menanggapi kekalahan 0-6 dari Jepang dengan sikap reflektif.
Kluivert menekankan pentingnya menjadikan hasil buruk itu sebagai bahan evaluasi menjelang fase berikutnya.
Timnas dibantai Jepang 6-0 tanpa balas di laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Dunia Zona Asia putaran ke-3 d di Stadion Suita, Osaka, Selasa 10 Juni 2025.
"Kita perlu belajar dari situasi ini. Saya rasa ini momen pembelajaran yang sangat penting. Secara individu, sebagai pelatih, tetapi juga sebagai tim. Kita perlu belajar dari situasi ini," ujar Kluivert dalam sesi jumpa pers pascalaga.
Laga melawan Jepang menjadi ujian berat bagi skuad Garuda. Tim asuhan Hajime Moriyasu tampil begitu dominan sejak menit awal.
Daichi Kamada mencetak dua gol (15’, 45+5’), disusul Takefusa Kubo (19’), Ryoya Morishita (55’), Shuto Machino (58’), dan Mao Hosoya (80’), memastikan kemenangan mutlak Samurai Biru.
Data statistik dari Sofascore memperlihatkan betapa timpangnya permainan. Jepang menguasai 71 persen bola dan menghasilkan 22 tembakan, termasuk 10 peluang besar.
Sebaliknya, Indonesia kesulitan menciptakan peluang dan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan sepanjang pertandingan. Tanpa penyelamatan penting dari kiper Emil Audero, angka kebobolan bisa saja lebih besar.
"Saya rasa mereka pantas menang," kata Kluivert mengakui keunggulan tim lawan.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Indonesia saat bersua Jepang. Dalam tiga pertemuan sejak tahun 2024, Indonesia telah kebobolan total 13 gol dan hanya mencetak satu gol—lewat Sandy Walsh saat kalah 1-3 pada ajang Piala Asia 2023.
Bagi Kluivert sendiri, ini adalah kekalahan kedua dari empat laga perdananya sebagai pelatih timnas Indonesia. Dua kekalahan itu terjadi dalam laga besar dan berujung pada skor mencolok, setelah sebelumnya dibekuk Australia 1-5 di Sydney.
"Sekali lagi, kami menghormati Jepang. Banyak kualitas. Kami memulai Jepang dengan sangat baik. Namun, secara individu, mereka memiliki banyak kualitas. Sebagai tim juga. Mereka mendominasi permainan. Itu hal yang jujur. Semua orang melihat permainan. Kita perlu menghormati itu. Kita perlu belajar dari ini. Itu hal yang paling penting," ujar mantan striker timnas Belanda itu.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia yang dijadwalkan mulai Oktober mendatang. Kluivert memastikan bahwa proses evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperbaiki performa tim. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media