Bola . 26/07/2025, 07:20 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id – Striker muda timnas U-23 Thailand, Yotsakon Burapha, buka suara usai kegagalannya dalam drama adu penalti melawan Indonesia di semifinal Kejuaraan ASEAN U-23 2025, Jumat 25 Juli 2025.
Dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut, Burapha menjadi salah satu eksekutor penalti Thailand yang gagal menjalankan tugas.
"Saya merasa kurang percaya diri menjadi lima eksekutor utama tendangan penalti tapi saya harus menendang," ungkap pemain berusia 20 tahun itu kepada awak media di mixed zone SUGBK.
Burapha ditunjuk sebagai penendang kedelapan Thailand. Namun, tekanan besar yang ia rasakan tampaknya memengaruhi eksekusinya. Tendangan yang ia lepaskan berhasil dibaca dan ditepis oleh kiper Indonesia, Muhammad Ardiansyah.
Padahal sebelumnya, Burapha sempat menghidupkan asa Thailand untuk melangkah ke final setelah mencetak gol pembuka di menit ke-60, membuat tim Gajah Perang unggul 1-0. Namun keunggulan itu tak bertahan lama karena Jens Raven sukses menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-84.
Dalam adu penalti, Burapha menjadi penendang kedua Thailand yang gagal. Eksekutor pertama mereka, Pichitchai Sienkrathok, juga tak berhasil mengeksekusi tendangannya setelah bola menghantam mistar.
Kegagalan Burapha langsung dimanfaatkan oleh Indonesia yang menutup pertandingan melalui gol penentu dari Alfharezzi Buffon. Tendangan Buffon berhasil mengecoh kiper Thailand, Sorawat Phosaman, dan membawa Garuda Muda ke partai final.
Thailand pun harus kembali merasakan pahitnya kegagalan menembus final. Ini menjadi kali keempat mereka gagal melaju ke partai puncak sejak edisi 2005, 2019, dan 2022. Mereka kini hanya bisa bertarung memperebutkan posisi ketiga seperti pada edisi 2023 saat menjadi tuan rumah, di mana mereka sukses mengalahkan Malaysia 4-3 lewat adu penalti.
Tahun ini, perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Thailand dengan Filipina di SUGBK pada Senin malam (28/7).
Meski kecewa, Burapha tetap menunjukkan semangat untuk bangkit. "Selanjutnya saya harus meningkatkan diri untuk laga perebutan posisi ketiga dan ajang lain seperti Kualifikasi Piala Asia U-23 2026," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Burapha tak lupa memberikan apresiasi kepada Indonesia dan menyampaikan permohonan maafnya kepada pendukung Thailand. "Indonesia tampil bagus dan layak ke final, saya mohon maaf untuk fans Thailand," tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media