Bola . 13/08/2025, 19:46 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menilai penampilan skuadnya di ajang Piala Kemerdekaan 2025 dapat menjadi bekal penting menjelang keikutsertaan di Piala Dunia mendatang. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Selasa 12 Agustus 2025, Garuda Muda bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan.
"Ini menjadi uji coba yang sangat berharga buat kami sebelum menuju ke Piala Dunia," kata Nova Arianto.
Meski hasilnya imbang, pelatih berkepala plontos itu mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan, khususnya dari Mathew Baker.
"Secara kualitas, kami bisa tampil sangat baik. Saya juga melihat intensitas pertandingan yang sangat-sangat baik," ujarnya.
Nova yang kini berusia 46 tahun menegaskan, laga melawan Tajikistan memberi banyak bahan evaluasi sebelum tampil di Piala Dunia U-17 2025. Dua gol lawan yang dicetak oleh Zarifzoda Zarif dan Nazrullo menjadi catatan penting bagi lini pertahanan.
Indonesia sendiri tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Turnamen ini akan berlangsung di Qatar pada 3–27 November 2025.
"Di sepak bola, kita harus fokus selama 90 menit plus tambahan waktu. Gol tadi terjadi di menit-menit akhir, dan fokus pemain sedikit berkurang sehingga kami kebobolan. Gol pertama juga menjadi catatan, bahwa kesalahan sekecil apa pun di daerah pertahanan pasti berujung gol, apalagi melawan tim yang levelnya di atas kita," jelas Nova.
Sementara itu, Mathew Baker juga sependapat bahwa Piala Kemerdekaan menjadi pengalaman berharga menjelang Piala Dunia.
"Tapi menurut saya, ini adalah laga pembuka yang sangat solid. Di musim ini kami tentu mengarah ke Piala Dunia," tutur Mathew.
(Dimas Rafi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media