Bola . 22/08/2025, 08:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa penyerang FC Utrecht, Miliano Jonathans, menolak panggilan timnas Belanda U-21 (Jong Oranje) karena lebih memilih memperkuat Timnas Indonesia.
Keputusan itu muncul setelah pemain 21 tahun tersebut resmi memulai proses naturalisasi untuk mendapatkan paspor Indonesia. Dengan langkah ini, kesempatan Jonathans membela Belanda di level internasional otomatis tertutup.
“Jonathans telah memilih jalur untuk berkarier di level internasional bersama Indonesia,” tulis Voetbal Primeur, Kamis (22/8).
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memang menempatkan Jonathans sebagai prioritas utama dalam proyek penguatan lini serang skuad Garuda. Karena tengah menjalani naturalisasi, ia tak bisa menerima panggilan Jong Oranje meskipun sempat masuk daftar sementara tim tersebut.
Jonathans sendiri memiliki darah Indonesia. Namanya mulai mencuri perhatian ketika tampil bersama Vitesse di Keuken Kampioen Divisie, mencetak 9 gol dan 4 assist dari 16 pertandingan. Performanya membuatnya diincar sejumlah klub, termasuk FC Twente dan Anderlecht, sebelum akhirnya bergabung dengan Utrecht pada Januari 2025.
Di bawah arahan pelatih Ron Jans, Jonathans diproyeksikan sebagai motor serangan baru Utrecht. Meski belum menyumbang gol atau assist dalam tujuh laga Eredivisie, pihak klub menilainya sebagai investasi jangka panjang.
Sementara itu, PSSI bersama pelatih Patrick Kluivert serta jajaran stafnya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, tengah membangun tim nasional yang lebih kompetitif untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jonathans dipandang bisa menjadi tambahan berharga di lini depan, berpotensi berduet dengan striker Ole Romeny.
Jika proses naturalisasi berjalan mulus, debut Jonathans bersama Indonesia kemungkinan besar terjadi dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Garuda sendiri sudah memastikan tempat di babak keempat kualifikasi zona Asia, tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak.
Jadwal berat menanti Indonesia. Skuad asuhan Patrick Kluivert akan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober dan dilanjutkan dengan duel kontra Irak pada 11 Oktober 2025.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media