Bola . 10/09/2025, 09:10 WIB

Tanpa Messi, Argentina Keok 0-1 dari Ekuador

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Pertarungan sengit tersaji di Stadion Quito saat Ekuador menjamu Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol, Rabu 10 September, pagi waktu Indonesia.

Argentina tampil tanpa sang kapten Lionel Messi, namun tetap menghadirkan permainan agresif. Sayangnya, mereka harus menyerah 0-1 dari tuan rumah lewat gol penalti Enner Valencia.

Meski kedua tim sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, laga jauh dari kata santai. Sejak awal, gengsi tinggi membuat duel berlangsung keras. Lautaro Martínez sudah merasakan tegasnya wasit Wilmar Roldán setelah mendapat kartu kuning akibat tekel terlambat.

Situasi Argentina makin sulit di menit ke-34. Bek veteran Nicolás Otamendi diusir wasit usai melanggar Enner Valencia yang berpeluang mencetak gol. Bermain dengan 10 orang, Argentina terus mendapat tekanan.

Drama terjadi di akhir babak pertama. Setelah insiden di kotak penalti dan pemeriksaan VAR, wasit memberikan hadiah penalti untuk Ekuador. Valencia yang menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan mendatar ke tengah gawang mengecoh Emiliano Martínez pada menit ke-45+13 sekaligus membawa Ekuador unggul 1-0 hingga turun minum.

Babak kedua dimulai dengan tensi tetap tinggi. Baru lima menit berjalan, Ekuador juga kehilangan satu pemain setelah Moisés Caicedo menerima kartu merah akibat akumulasi pelanggaran. Kedua tim akhirnya sama-sama bermain dengan 10 pemain.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Giovani Lo Celso, Julián Álvarez, dan Nahuel Molina untuk meningkatkan intensitas serangan. Albiceleste terus menggempur lewat umpan silang dan situasi bola mati, namun pertahanan disiplin Ekuador membuat peluang mereka selalu mentah.

Pertandingan semakin panas dengan banyaknya kartu kuning yang keluar. Nicolas Tagliafico dan Leonardo Balerdi dari Argentina turut mendapat peringatan keras, sementara benturan keras di lini tengah terus terjadi.

Menjelang akhir laga, Argentina memperoleh beberapa kesempatan emas lewat aksi Nicolas González dan Lo Celso. Namun kiper Hernán Galíndez tampil heroik menjaga keunggulan Ekuador. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Kemenangan ini disambut gegap gempita oleh publik tuan rumah. Sementara Argentina harus pulang dengan rasa kecewa, bukan hanya karena kalah di papan skor, tapi juga frustrasi dengan kerasnya duel yang penuh kartu kuning dan merah.

Secara klasemen, hasil ini tak banyak mengubah posisi. Argentina masih kukuh di puncak dengan 38 poin, sementara Ekuador berada di urutan kedua dengan 29 poin. Kedua tim tetap melaju ke Piala Dunia 2026, namun Ekuador berhak berbangga bisa menundukkan juara dunia bertahan di kandang sendiri. *

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com