Bola . 21/09/2025, 18:48 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Intinya:
fin.co.id - Derby della Capitale kembali hadir akhir pekan ini ketika Lazio dan Roma saling berhadapan di Stadio Olimpico. Pertandingan yang sarat gengsi ini tak hanya soal rivalitas sejak 1929, tetapi juga menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sama-sama menelan kekalahan di laga Serie A pekan lalu.
Lazio dan Roma sudah 162 kali bentrok di Serie A. Pada pertemuan terakhir di April lalu, duel berlangsung tegang dan berakhir 1-1. Matias Soule menyamakan kedudukan setelah Alessio Romagnoli membawa Lazio unggul lebih dulu. Hasil tersebut membuat Roma harus puas di posisi kelima klasemen, sementara Lazio gagal menembus kompetisi Eropa.
Meski demikian, Lazio masih menjaga rekor tak terkalahkan dalam delapan derby kandang terakhir di Serie A. Catatan itu menjadi modal penting, meski kondisi tim saat ini kurang ideal.
Kembalinya Maurizio Sarri ke kursi pelatih belum berjalan mulus. Dengan skuad yang minim perubahan dan terbatas oleh embargo transfer musim panas, Lazio baru mengoleksi satu kemenangan dari tiga laga awal. Setelah kalah dari Como, mereka bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Hellas Verona, namun kembali terjatuh ketika ditaklukkan Sassuolo 0-1.
Sarri menghadapi tantangan besar karena beberapa pemain andalan masih diragukan tampil. Striker utama Valentin Castellanos dan gelandang Nicolo Rovella masih berpacu dengan waktu untuk pulih. Absennya Samuel Gigot, Patric, dan Manuel Lazzari di lini belakang juga membuat opsi bertahan semakin terbatas. Jika Castellanos tak fit, Boulaye Dia kemungkinan diplot sebagai penyerang, ditemani Mattia Zaccagni dan Matteo Cancellieri di lini depan.
Roma asuhan Gian Piero Gasperini datang dengan optimisme tinggi. Meski pekan lalu kalah 0-1 dari Torino, mereka sebelumnya mencatat dua kemenangan beruntun dengan catatan nirbobol. Evan Ferguson berpeluang mengisi posisi Paulo Dybala yang cedera. Pemain muda Irlandia ini diharapkan mampu memecah kebuntuan setelah tampil impresif di level tim nasional.
Di lini tengah, Bryan Cristante dan Kone akan menjadi motor permainan, didukung Matias Soule yang tampil konsisten sejak musim lalu. Dengan rekor hanya kebobolan satu gol dalam empat derby terakhir, pertahanan Roma yang dikawal Gianluca Mancini dan Ndicka jelas menjadi modal penting menghadapi Lazio.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media