Bola . 06/10/2025, 08:45 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Liverpool kembali menjadi sorotan karena lini belakang mereka terlihat rentan, terutama saat menghadapi tim papan atas. Salah satu faktor yang dianggap berkontribusi adalah gaya bermain Mo Salah, yang menempatkan dirinya tinggi di lapangan dan fokus menyerang. Fenomena ini semakin diperkuat oleh pengamatan Danny Murphy dari BBC Sport, yang menekankan bahwa kebebasan Salah menyerang membuat sisi kanan Liverpool kerap terekspos.
Daftar Isi
Rentannya Lini Belakang Liverpool
Peran Gaya Bermain Mo Salah
Analisis Danny Murphy
Solusi Agar Pertahanan Lebih Kuat
Dampak Terhadap Musim Liverpool
Penutup
FAQ
Beberapa pertandingan terakhir menunjukkan bahwa Liverpool kesulitan menahan serangan lawan di sisi kanan. Pemain seperti bek kanan dan gelandang harus menghadapi tekanan ekstra karena ruang yang ditinggalkan Salah saat menyerang. Situasi 2v1 dan kelebihan lawan di sisi kanan kerap terjadi, terutama melawan tim papan atas seperti Chelsea.
Rentannya lini belakang ini bukan hanya masalah individu, tapi juga soal bagaimana tim menutup ruang dan menyesuaikan posisi saat Salah tetap berada di depan.
Gaya bermain Mo Salah menekankan agresivitas menyerang dan pemanfaatan ruang di sisi kanan. Ia menunggu peluang mencetak gol dan lebih jarang kembali membantu pertahanan. Strategi ini membuatnya menjadi ancaman bagi lawan, tapi juga membuka celah di lini belakang Liverpool.
Ketika tim menghadapi lawan yang cepat dan memanfaatkan ruang yang ada, gaya bermain Mo Salah dapat memperbesar risiko kebobolan. Hal ini menuntut bek dan gelandang untuk bekerja ekstra menutup sisi kanan agar keseimbangan tim tetap terjaga.
Danny Murphy dari BBC Sport menyoroti bahwa masalah ini bukan karena Salah malas bertahan, melainkan keputusan taktis dari pelatih Arne Slot yang memberi Salah kebebasan menyerang. Murphy menjelaskan bahwa saat Liverpool menghadapi tim besar, sisi kanan lebih mudah dieksploitasi karena fokus Salah tetap berada di depan.
Murphy menambahkan bahwa Salah terbukti mampu membantu pertahanan ketika diminta, seperti terlihat saat kemenangan Liverpool atas Manchester City musim lalu. Masalah yang terjadi saat ini lebih pada bagaimana tim menyesuaikan diri dengan posisi Salah dan menutup celah yang muncul di lini belakang.
Liverpool dapat mengambil beberapa langkah untuk memperkuat pertahanan:
Bek kanan dan gelandang menutup ruang lebih cepat saat Salah berada di depan.
Meningkatkan komunikasi antar pemain, khususnya di sisi kanan.
Memastikan rotasi dan kebugaran pemain tetap optimal, terutama bagi yang melewatkan pramusim penuh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media