Bola . 15/10/2025, 09:18 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Pertandingan Spanyol vs Bulgaria di Stadion Nuevo José Zorrilla memperlihatkan kelas La Furia Roja yang jauh di atas lawan mereka. Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Grup E ini, skuad asuhan Luis de la Fuente tampil penuh percaya diri dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 4-0.
Sejak menit pertama, Spanyol vs Bulgaria langsung memperlihatkan perbedaan kualitas yang mencolok. Spanyol mengontrol permainan dengan operan cepat dan pergerakan terukur, sedangkan Bulgaria hanya bisa bertahan dan sesekali mencoba melancarkan serangan balik. Dengan hasil ini, Spanyol sukses mempertahankan rekor sempurna empat kemenangan dari empat laga.
Dominasi Spanyol vs Bulgaria terlihat jelas dari statistik. Tim asuhan Luis de la Fuente mencatat 78 persen penguasaan bola, 817 operan dengan akurasi 92 persen, serta 33 tembakan di mana 11 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Bulgaria hanya mampu mencatat tiga tembakan tanpa satu pun yang mengarah ke gawang.
Spanyol bermain dengan formasi ofensif yang fleksibel, menggunakan kombinasi antara pengalaman dan talenta muda. Unai Simón menjaga gawang dengan tenang, sementara Laporte dan Le Normand menjaga lini belakang dengan disiplin tinggi. Di sektor tengah, Zubimendi berperan sebagai pengatur ritme permainan, didukung Mikel Merino dan Pedri yang aktif membangun serangan.
Serangan sayap Spanyol juga menjadi senjata utama. Álex Baena dan Oyarzabal sering melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, sementara pemain muda Samu Omorodion memberikan tekanan konstan pada lini belakang Bulgaria. Dengan gaya bermain agresif dan cepat, Spanyol membuat lawannya kelelahan sejak awal babak pertama.
Pelatih Aleksandar Dimitrov mencoba mengatur formasi bertahan rapat dengan harapan menahan gempuran Spanyol. Namun, timnya kewalahan menghadapi kecepatan dan presisi operan lawan. Bulgaria hanya mampu mencatat 22 persen penguasaan bola dan lebih banyak berkutat di area pertahanan sendiri.
Lini belakang yang digalang Chernev dan Hristov terus mendapat tekanan dari Oyarzabal dan Baena. Bahkan, upaya mereka menjaga pergerakan Morata dan Samu kerap gagal karena pergerakan bola Spanyol sangat dinamis. Pertahanan Bulgaria akhirnya runtuh di menit ke-35 setelah Mikel Merino membuka keunggulan lewat sundulan tajam hasil umpan Carvajal.
Dalam laga Spanyol vs Bulgaria ini, nama Mikel Merino menjadi sorotan utama. Gelandang Real Sociedad tersebut tampil luar biasa, mencetak dua gol dan menjadi motor permainan tim. Gol pertamanya terjadi lewat sundulan pada menit ke-35, sedangkan gol keduanya datang pada menit ke-57 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Samu.
Kontribusi Merino bukan hanya lewat gol, tetapi juga dalam mengatur aliran bola dari tengah. Ia menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini serang, serta sering membantu pertahanan ketika Bulgaria mencoba melancarkan serangan balik. Penampilannya yang konsisten menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di bawah arahan Luis de la Fuente.
Setelah dua gol Merino, Spanyol masih terus menekan. Bulgaria benar-benar kehilangan arah permainan. Pada menit ke-79, malapetaka datang bagi tim tamu ketika Atanas Chernev salah mengantisipasi umpan silang tajam dari Oyarzabal dan membuat bola masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-0 untuk Spanyol.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media