Bola . 16/10/2025, 19:30 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutus kontrak pelatih Shin Tae-yong terus menjadi bahan perbincangan publik. Namun, pengamat sepak bola nasional, Kesit Handoyo, menilai bahwa mempertahankan Shin Tae-yong pun belum tentu membawa hasil berbeda bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Ya, nggak jaminan juga sih. Memang saat STY diberhentikan, kondisi tim sedang kondusif dan baru meraih kemenangan penting lawan Arab Saudi. Tapi, kalau pun STY tetap melatih, belum tentu juga kita bisa lolos,” ujar Kesit saat dihubungi disway.id, Kamis, 16 Oktober 2025.
Kesit menjelaskan, masa kepelatihan Shin Tae-yong meninggalkan kesan positif bagi Timnas Indonesia. Namun, ia menilai hasil akhir tidak bisa disimpulkan hanya dari keberadaan sosok pelatih.
“Artinya, kita nggak bisa menebak juga. Karena ketika Kluivert masuk, ada tambahan kekuatan baru lewat sejumlah pemain naturalisasi yang sebelumnya belum ada di era STY,” ungkapnya.
Menurut Kesit, kehadiran pelatih Patrick Kluivert membawa perubahan signifikan pada komposisi skuad Garuda. Ia menyoroti bahwa kini Timnas Indonesia diperkuat sejumlah pemain diaspora seperti Ole Romeny, Den Jems, dan Joe Pelupessy — sesuatu yang belum terjadi saat Shin Tae-yong masih menukangi tim.
“Saat STY masih melatih, tim belum selengkap sekarang. Belum ada pemain-pemain seperti Ole Romeny, Den Jems, Joe Pelupessy. Jadi kondisi timnya memang berbeda,” tambahnya.
Kesit menegaskan, perjalanan Timnas Indonesia di ajang kualifikasi tidak semata bergantung pada figur pelatih, tetapi juga pada kedalaman skuad, strategi permainan, serta adaptasi terhadap lawan. Menurutnya, keberhasilan di level internasional hanya bisa dicapai jika seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga manajemen, bekerja dalam satu visi yang solid. - Dimas Rafi -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media