Bola . 17/10/2025, 12:00 WIB

Neymar Hadapi Masa Sulit di Santos, Klub Ragu Lanjutkan Kontrak Karena Gaji Besar

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id - Masa depan megabintang Brasil Neymar di klub Santos FC berada di ujung tanduk. Klub asal Brasil itu dikabarkan belum berniat memperpanjang kontrak sang pemain karena kondisi fisiknya yang belum pulih sepenuhnya dan beban gaji yang tinggi.

Penyerang berusia 33 tahun itu kembali ke Santos pada Januari 2025 setelah berpisah dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Kepulangannya sempat disambut hangat oleh publik Brasil sebagai “kisah pulang kampung yang sempurna.” Namun, kenyataan di lapangan justru jauh dari harapan.

Sepanjang tahun ini, Neymar lebih sering berkutat dengan cedera dibanding tampil di lapangan. Ia hanya mencatat 21 penampilan dengan torehan enam gol dan tiga assist. Sejak 19 September, Neymar absen karena cedera otot paha kanan yang memaksanya menepi hingga kini.

Menurut laporan ESPN yang dikutip Jumat 17 Oktober 2025, dewan direksi Santos memilih menunda pembicaraan kontrak hingga evaluasi internal selesai. Klub ingin memastikan kondisi fisik Neymar benar-benar stabil sebelum membuka negosiasi baru.

“Santos tidak terburu-buru. Kami menghargai kontribusi Neymar, tapi kami harus realistis terhadap kondisi keuangan dan situasi fisiknya,” ungkap salah satu sumber klub kepada media Brasil.

Kontrak Neymar sendiri masih berlaku hingga Desember 2025. Namun, pihak manajemen mulai mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan melepasnya lebih awal bila situasi tak kunjung membaik.

Meskipun begitu, hubungan Neymar dengan manajemen Santos tetap harmonis. Klub menegaskan tidak ada konflik internal. Mereka hanya ingin sang pemain memulihkan kebugarannya secara total sebelum memutuskan masa depannya.

Cedera Berulang Hambat Performa Neymar

Musim 2025 yang seharusnya menjadi momen comeback justru berubah menjadi periode sulit. Cedera berulang membuat Neymar gagal tampil konsisten. Situasi ini membuat Santos berhati-hati agar tidak mengulangi kesalahan musim lalu ketika mereka menandatangani perpanjangan kontrak jangka pendek tanpa melihat kondisi fisik sang pemain.

Sebelumnya, pada pertengahan 2024, Santos sempat memamerkan kebanggaan mereka usai Neymar menandatangani perpanjangan kontrak enam bulan. Saat itu, performa mantan pemain Barcelona dan PSG itu masih cukup stabil, bahkan menarik minat beberapa klub Eropa.

Namun kini, kondisinya berubah. Santos lebih fokus menjaga posisi mereka di kasta tertinggi Serie A Brasil ketimbang mengandalkan nama besar Neymar. Klub menilai performa tim secara kolektif lebih penting dibanding ketergantungan pada satu pemain bintang.

Beban Finansial Jadi Pertimbangan Serius

Selain cedera, masalah gaji menjadi alasan utama mengapa Santos ragu memperpanjang kontrak Neymar. Gajinya termasuk yang tertinggi di Amerika Selatan, sementara kontribusinya di lapangan menurun karena minimnya waktu bermain.

Sumber internal menyebutkan, dengan kondisi finansial yang terbatas, Santos sulit menanggung beban gaji besar untuk pemain yang sering absen. Apalagi, klub tengah berjuang menjaga kestabilan keuangan pasca-pandemi dan kompetisi yang semakin ketat di liga domestik.

Meski demikian, Neymar tetap memberikan dampak besar bagi klub di sisi komersial. Penjualan jersey meningkat pesat, jumlah penonton di stadion melonjak, dan perhatian media global terhadap Santos kembali menguat sejak kepulangannya.

Namun, keuntungan tersebut belum cukup untuk menutup risiko finansial akibat ketidakpastian kondisi fisiknya. Santos kini harus memilih antara mempertahankan ikon mereka atau fokus pada efisiensi tim.

Pihak klub berharap Neymar bisa kembali berlatih pada November. Jika proses pemulihan berjalan lancar, ia berpeluang tampil sebelum musim berakhir. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi Neymar untuk membuktikan diri dan membuka peluang negosiasi kontrak baru.

Namun, jika cedera kembali kambuh, besar kemungkinan Santos tidak akan memperpanjang kontraknya. Klub ingin menghindari risiko berulang yang bisa membebani keuangan dan performa tim.

Sementara itu, sejumlah media Eropa melaporkan bahwa klub seperti Inter Milan dan Napoli memantau situasi Neymar. Meski demikian, kedua tim tersebut juga menaruh keraguan terkait riwayat cederanya yang panjang.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com