Bola . 18/10/2025, 09:08 WIB

Alami Kekalahan Beruntun, Apa yang Salah dengan Liverpool Musim Ini?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Liverpool memulai musim 2025/26 dengan ekspektasi tinggi setelah meraih gelar musim lalu. Namun, setelah beberapa pekan, banyak penggemar mulai bertanya-tanya apa yang salah dengan Liverpool musim ini. Kekalahan beruntun, performa pemain kunci yang menurun, dan masalah struktural membuat klub juara Inggris menghadapi situasi sulit. Artikel ini mengutip laporan dan analisis dari Sky Sports untuk membahas faktor-faktor utama yang membuat performa Liverpool menurun dan apa yang perlu diperbaiki untuk kembali bersaing di papan atas.

Kekalahan Beruntun dan Dampaknya

Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya sejak Arne Slot menjadi pelatih. Kekalahan ini terjadi melawan Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea. Menariknya, sebagian besar gol lawan tercipta di menit-menit akhir, menunjukkan masalah konsentrasi dan eksekusi di fase kritis pertandingan.

Meskipun Liverpool sempat meraih kemenangan tipis di awal musim, kemenangan tersebut hanya menutupi kelemahan yang muncul belakangan. Slot, seperti dikutip Sky Sports, menyadari bahwa lawan tidak lagi bermain pasif, melainkan menekan balik dengan strategi kontra yang memanfaatkan kesalahan individu. Hal ini menyebabkan menurunnya efektivitas serangan Liverpool dan menimbulkan keraguan dalam pertahanan mereka.

Data statistik juga menunjukkan tren menurunnya kemampuan Liverpool mencetak gol dan menjaga gawang. Dalam beberapa pertandingan, angka expected goals (xG) lawan justru lebih tinggi daripada Liverpool, menandakan dominasi lawan di kesempatan penting. Situasi ini membuat Slot harus segera menemukan solusi sebelum menghadapi pertandingan besar, seperti menghadapi Manchester United di Anfield pada Super Sunday.

Masalah di Lini Belakang

Absennya Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson

Salah satu alasan utama penurunan performa Liverpool adalah perubahan pada posisi full-back. Trent Alexander-Arnold pindah ke Real Madrid, sementara Andy Robertson mengalami fluktuasi performa dan kesulitan beradaptasi dengan rotasi pemain baru. Slot mencoba mendatangkan Milos Kerkez untuk menggantikan Robertson, namun pemain muda ini belum memberikan dampak signifikan, menurut laporan Sky Sports.

Di sisi kanan, Slot menghadapi tantangan serupa. Jeremie Frimpong sempat bermain di awal musim, tetapi cedera memaksa Slot menurunkan Conor Bradley, Joe Gomez, dan bahkan Dominik Szoboszlai sebagai opsi darurat. Perubahan ini membuat lini belakang kehilangan kestabilan, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Gary Neville dan Jamie Redknapp menyoroti melalui Sky Sports bahwa Liverpool kesulitan meniru kontribusi Alexander-Arnold dan Robertson. Kemampuan operan akurat dan tekanan tinggi yang mereka berikan sulit digantikan, sehingga Slot harus menyesuaikan taktik untuk menjaga keseimbangan tim.

Masalah Keseimbangan Pertahanan

Perubahan lini belakang membuat pertahanan Liverpool kurang terorganisir. Kesalahan individu sering dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol, sementara kombinasi pemain baru belum menemukan ritme. Slot mencoba menyesuaikan formasi dengan menempatkan gelandang sebagai bek darurat, tetapi hal ini belum optimal. Masalah ini memengaruhi hasil pertandingan dan menimbulkan pertanyaan: apakah Liverpool masih memiliki pertahanan solid seperti musim lalu?

Performa Pemain Kunci

Mohamed Salah

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com