Bola . 22/10/2025, 07:29 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Liga Champions musim ini kembali menghadirkan kejutan besar saat laga Leverkusen vs PSG berakhir dengan skor mencolok. Paris Saint-Germain tampil beringas dan menaklukkan tuan rumah Bayer Leverkusen dengan kemenangan besar 7-2. Pertandingan penuh emosi ini memperlihatkan bagaimana satu kartu merah bisa mengubah arah permainan sepenuhnya. PSG bukan hanya mencetak banyak gol, tetapi juga mendominasi hampir setiap aspek permainan sejak babak pertama dimulai.
Leverkusen sempat menunjukkan perlawanan di awal pertandingan, namun setelah kehilangan satu pemain karena pelanggaran keras, semuanya berantakan. PSG yang datang dengan skuad penuh kepercayaan diri langsung mengambil kendali dan memperlihatkan keunggulan teknis serta ketajaman lini depan yang luar biasa.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Leverkusen mencoba menekan lebih dahulu, memanfaatkan dukungan penuh dari pendukung di BayArena. Beberapa peluang sempat mereka ciptakan lewat serangan dari sisi kanan, namun pertahanan PSG tetap disiplin.
Petaka pertama bagi tuan rumah datang di menit ke-33 ketika Robert Andrich melakukan pelanggaran keras yang berujung kartu merah langsung. Setelah itu, segalanya berubah. PSG yang sebelumnya bermain hati-hati mulai menyerang dengan intensitas tinggi.
Gol pembuka terjadi di menit ke-7 melalui sundulan Willian Pacho yang memanfaatkan sepak pojok terukur. Leverkusen sempat menyamakan keadaan lewat penalti Aleix García Serrano di menit ke-38, namun hanya sebentar saja momentum itu bertahan.
Menjelang akhir babak pertama, PSG menghujani gawang Leverkusen dengan tiga gol cepat. Désiré Doué mencetak dua gol beruntun di menit ke-41 dan tambahan waktu babak pertama, sementara Khvicha Kvaratskhelia menambah satu gol indah lewat tendangan jarak jauh di menit ke-44.
Babak pertama berakhir dengan skor 4-1 untuk PSG, dan suasana stadion mendadak senyap. Para pendukung tuan rumah seperti tidak percaya timnya bisa kebobolan sebanyak itu dalam 45 menit pertama.
Setelah jeda, banyak yang mengira PSG akan bermain aman. Namun mereka justru semakin menggila. Hanya lima menit babak kedua berjalan, Nuno Mendes memperlebar jarak lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti.
Leverkusen sempat menipiskan jarak lewat gol kedua Serrano di menit ke-54, tetapi itu tidak cukup untuk membangkitkan semangat tim yang sudah kehilangan arah. PSG terus melancarkan serangan demi serangan.
Ousmane Dembélé menambah gol keenam di menit ke-66 setelah memanfaatkan umpan silang mendatar dari Kvaratskhelia. Saat laga memasuki menit akhir, Vítor Ferreira menutup pesta gol PSG dengan penyelesaian klinis yang membuat skor menjadi 7-2.
Kemenangan besar dalam laga Leverkusen vs PSG ini bukan hanya soal skor, tetapi juga cara PSG menguasai permainan. Dengan penguasaan bola mencapai 67% dan total 22 tembakan, mereka tampil superior di segala lini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media