Bola . 25/10/2025, 09:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Lionel Messi baru saja memperpanjang kontraknya bersama Inter Miami hingga tahun 2028. Keputusan itu berarti sang megabintang akan terus bermain setidaknya hingga usia 41 tahun. Bagi sebagian besar pemain, usia itu biasanya menjadi penanda akhir karier. Namun bagi Messi, justru menjadi babak baru untuk menambah rekor luar biasa dalam sejarah sepak bola: menembus 1.000 gol dan mengoleksi 50 trofi.
Messi Masih Produktif di Usia 38 Tahun
Hingga kini, Messi telah mencatatkan 893 gol dan 399 assist sepanjang karier profesionalnya, serta mengoleksi 46 trofi dari berbagai ajang klub dan tim nasional. Catatan itu menempatkannya di puncak daftar pemain tersukses dalam sejarah sepak bola modern.
Menariknya, Messi masih sangat produktif di usia yang tidak lagi muda. Ia menutup musim MLS 2025 dengan torehan 39 gol, sebuah angka luar biasa untuk pemain berusia 38 tahun. Produktivitas tersebut menunjukkan bahwa naluri gol Messi belum hilang, dan kualitasnya tetap berada di atas rata-rata pemain lain di kompetisi Amerika Serikat.
Dengan kontrak baru hingga 2028, Messi masih punya waktu sekitar tiga musim penuh untuk menambah pundi-pundi gol dan trofi. Pertanyaannya: apakah rekor 1.000 gol dan 50 trofi bisa benar-benar tercapai?
Peluang Menuju 1.000 Gol
Dengan 893 gol saat ini, Messi hanya membutuhkan 107 gol lagi untuk menembus angka 1.000. Secara matematis, target ini bukan hal mustahil. Jika Messi mempertahankan performanya seperti musim 2025 — yakni mencetak 39 gol — maka dalam tiga musim berikutnya ia berpotensi menambah sekitar 100 hingga 110 gol.
Kuncinya ada pada tiga faktor utama:
Konsistensi dan kebugaran. Messi dikenal disiplin menjaga kondisi fisiknya. Selama tidak mengalami cedera serius, produktivitasnya bisa terjaga hingga usia 41 tahun.
Kualitas kompetisi MLS. Dibandingkan dengan liga-liga Eropa, MLS cenderung lebih longgar dalam pertahanan, memberi ruang lebih bagi pemain kreatif seperti Messi untuk mencetak gol.
Sistem permainan Inter Miami. Klub ini dibangun dengan gaya bermain yang berpusat pada Messi, menjadikannya motor utama serangan dan eksekutor akhir dari banyak peluang.
Jika semua faktor itu tetap berpihak, peluang Messi mencapai 1.000 gol sepanjang karier bukan sekadar mimpi — melainkan target yang realistis.
Trofi ke-50, Target yang Nyaris Pasti
Saat ini Messi telah mengoleksi 46 trofi, termasuk gelar liga, piala domestik, kejuaraan kontinental, hingga trofi Piala Dunia bersama Argentina. Artinya, Messi hanya membutuhkan empat gelar tambahan untuk mencapai angka 50.
Peluang itu sangat terbuka lebar. Bersama Inter Miami, Messi masih bisa mengejar berbagai ajang bergengsi seperti MLS Cup, U.S. Open Cup, Leagues Cup, maupun Concacaf Champions Cup. Selain itu, peluang untuk kembali memperkuat tim nasional Argentina dalam turnamen besar seperti Copa América 2026 atau Piala Dunia Klub juga masih terbuka.
Dengan tiga musim tersisa dalam kontraknya, tambahan empat trofi adalah target yang sangat mungkin tercapai, bahkan bisa lebih jika Inter Miami terus memperkuat skuadnya.
Analisis Akhir
Secara realistis, peluang Messi menembus 1.000 gol kini berada dalam jangkauan. Ia hanya perlu menjaga performa rata-rata sekitar 35 gol per musim selama tiga tahun ke depan. Melihat produktivitasnya di musim terakhir (39 gol), hal itu bukan mustahil.
Sementara itu, rekor 50 trofi tampak jauh lebih mudah diraih. Dengan mental juara dan pengaruh besar di lapangan, Messi berpotensi membawa Inter Miami meraih beberapa gelar lagi sebelum kontraknya berakhir.
Lionel Messi mungkin akan menutup kariernya sebagai pemain paling lengkap dalam sejarah sepak bola — bukan hanya karena jumlah gol dan trofi, tapi karena kemampuannya menjaga standar tertinggi selama lebih dari dua dekade. Jika dua target besar itu benar-benar tercapai, maka tak ada lagi yang bisa meragukan: Messi bukan hanya legenda, tapi puncak dari kesempurnaan karier sepak bola.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media