Bola . 27/10/2025, 18:25 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (25/10/2025) malam lalu, tersaji sebuah duel taktik yang memukau antara Bali United dan Persita Tangerang.
Skor 0-0 mungkin tak mencerminkan drama yang terjadi di lapangan, namun bagi pelatih Persita, Carlos Pena, satu poin dari kandang lawan adalah sebuah pencapaian berharga.
"Pertandingan bagus dari kedua tim. Saling menghormati, permainan sangat taktikal," ujar Pena, Senin (27/10/2025).
Bali United, dengan dukungan penuh suporter fanatiknya, tampil dinamis dan terus menekan. Namun, lini belakang Persita tampil solid dan mampu meredam setiap serangan. "Ada beberapa momen sulit karena mereka terus menekan," ungkap Pena.
Meski lebih banyak bertahan, Persita juga beberapa kali mengancam gawang tuan rumah. Sayangnya, peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Bagi Mario Jardel, bek kiri Persita, hasil imbang ini adalah modal penting untuk menjaga tren positif tim. "Kita bisa mendapatkan satu poin. Laga tak mudah, apalagi kita bermain tandang," kata Jardel.
Lebih dari sekadar hasil, pertandingan ini menunjukkan bahwa Persita memiliki mentalitas dan strategi yang tepat untuk bersaing di Liga 1. Disiplin dalam bertahan, taktik yang matang, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan mereka meraih poin di kandang Bali United.
Kini, Persita bersiap untuk laga tandang berikutnya melawan Bhayangkara Presisi FC di Lampung pada 1 November 2025.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media