Bola . 29/10/2025, 21:49 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Dunia sepak bola Turki tengah bergejolak setelah Federasi Sepak Bola Turki (TFF) mengungkapkan skandal mengejutkan.
Dalam laporan resmi yang dirilis pada Selasa 28 Oktober 2025, ratusan ofisial wasit di berbagai level kompetisi diketahui memiliki akun di platform perjudian online.
Hasil penyelidikan awal TFF mencatat, 371 dari total 571 wasit dan asisten wasit terdaftar memiliki akun aktif di situs taruhan.
Yang lebih mengejutkan, 152 di antaranya diduga memasang taruhan pada pertandingan sepak bola, termasuk laga dari kompetisi domestik Turki sendiri.
Temuan TFF menunjukkan betapa seriusnya kasus ini. Salah satu wasit diketahui melakukan 18.227 kali taruhan dalam periode tertentu angka yang membuat publik sepak bola Turki terhenyak.
Skandal ini juga tidak berhenti di level bawah, melainkan merembet hingga kompetisi kasta tertinggi, Liga Super Turki.
Menurut laporan, tujuh wasit utama dan 15 asisten wasit dari divisi teratas termasuk dalam daftar penyelidikan.
Tak hanya itu, sepuluh wasit lainnya disebut memasang taruhan pada lebih dari 1.000 pertandingan. Kasus ini pun langsung disebut sebagai salah satu skandal terbesar dalam sejarah sepak bola Turki modern.
Federasi Sepak Bola Turki (TFF) tidak tinggal diam. Mereka langsung membentuk Komite Disiplin (Komdis) khusus untuk menangani kasus besar ini.
“Proses investigasi menyeluruh akan segera dimulai, dan semua pihak yang terlibat akan dimintai klarifikasi,” tulis TFF dalam keterangan resminya.
Menurut peraturan TFF, ofisial yang terbukti terlibat dalam aktivitas perjudian bisa dijatuhi sanksi larangan bertugas hingga satu tahun. Namun, jika terbukti ada unsur pelanggaran internasional, FIFA berhak turun tangan dan menjatuhkan hukuman yang lebih berat.
Jika kasus ini meluas ke ranah internasional, FIFA dipastikan akan ikut campur. Berdasarkan regulasi global, wasit yang terlibat perjudian bisa dihukum larangan tiga tahun bertugas dan denda hingga £100.000 atau sekitar Rp 2 miliar.
FIFA juga bisa memberikan sanksi kolektif terhadap federasi nasional bila terbukti gagal menjaga integritas pertandingan.
Artinya, kompetisi di Turki bisa terancam reputasinya di mata dunia bila TFF tak menindak tegas kasus ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media