Bola . 01/11/2025, 20:05 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Di tengah kegagalan Timnas Indonesia dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah rumor mengejutkan mulai beredar di media sosial, bahwa Indonesia masih memiliki kesempatan terakhir lewat babak play-off melawan Timnas Oman, lantaran Timnas Iran dikabarkan “tersingkir” atau didiskualifikasi.
Narasi ini langsung menyulut api harapan di kalangan suporter. Tapi apakah skenario tersebut benar-benar berlaku sesuai fakta dan regulasi resmi dari Asian Football Confederation (AFC)?
Jawabannya: tidak. Artikel ini membongkar fakta lengkap tentang posisi Indonesia, skema play-off Asia, dan bagaimana status Iran sebenarnya dalam kualifikasi.
Untuk memahami bagaimana posisi Indonesia, kita harus tahu format kualifikasi zona Asia: AFC memperoleh 8 tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026 plus 1 tiket lewat play-off antarkonfederasi.
Prosesnya dibagi menjadi beberapa babak: babak ketiga (18 tim dalam 3 grup) dari mana dua tim teratas tiap grup lolos otomatis, dan peringkat ketiga/keempat melaju ke babak keempat.
1. Iran lolos langsung, bukan tersingkir
Rumor bahwa Iran tersingkir atau didiskualifikasi sepenuhnya tidak benar. Faktanya, Iran menjuarai Grup A dalam Babak 3 dan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
2. Indonesia dan Oman sudah gugur di Babak 4
Keduanya gagal jadi juara atau runner-up Grup Babak 4, sehingga tidak memenuhi syarat untuk play-off Babak 5.
3. Play-off Asia bukan untuk “babak terakhir” antara Indonesia-Oman
Babak keempat diatur untuk menentukan grup pemenang yang lolos langsung, serta grup runner-up yang akan ke Babak 5. Play-off internal Asia terjadi antara dua runner-up Babak 4.
Jadi, skenario “Indonesia vs Oman” sebagai play-off tidak sesuai regulasi kompetisi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media