Bola . 02/11/2025, 16:03 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Liga Asosiasi Sekolah Sepak Bola Kabupaten Tangerang (ASSKAT) untuk kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun resmi digelar di Stadion FU, Kecamatan Pasar Kemis. Kompetisi sepak bola pelajar ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan, diikuti oleh 96 Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan total 1.800 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Liga ASSKAT bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah pembinaan dan pengembangan bibit muda sepak bola daerah. Ia berharap, melalui liga ini, akan muncul pemain-pemain berbakat yang mampu memperkuat tim-tim profesional, termasuk Persita Tangerang.
"Liga ini bukan hanya kompetisi semata. Melalui liga ini, anak-anak akan terbiasa berolahraga, berkompetisi, dan belajar menjunjung sportivitas. Ini juga bentuk investasi jangka panjang, kita siapkan generasi pesepak bola masa depan Kabupaten Tangerang yang gemilang," ujar Bupati Maesyal Rasyid, dikutip Minggu 2 November 2025.
Maesyal juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap semangat serta antusiasme para peserta muda. Kompetisi ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang sehat, berdaya saing tinggi, berprestasi, dan berkarakter.
"Anak-anak kita hari ini bertanding di lapangan, tapi beberapa tahun ke depan, Insya Allah mereka akan tampil di televisi sebagai pemain profesional. Dari liga ini, saya yakin akan lahir pemain Persita, bahkan pemain tim nasional," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka, baik dalam pendidikan formal maupun olahraga, sehingga prestasi akademik dan non-akademik dapat berjalan seimbang.
"Yang penting, para orang tua tetap support dan terus bimbing. Sekolahnya jalan, olahraganya juga jalan. Kalau dua-duanya seimbang, Insya Allah anak-anak kita bisa sukses," ucapnya.
Ia juga berpesan kepada panitia pelaksana, pengurus ASSKAT, para pelatih, dan wasit yang telah berperan aktif dalam terselenggaranya Liga ASSKAT ini. Ia berpesan agar seluruh pihak penyelenggara menjunjung tinggi keadilan dan profesionalisme selama kompetisi berlangsung.
"Wasit harus netral, jangan ada yang mau diiming-imingi. Semua harus jujur dan sportif demi kemajuan anak-anak kita," tegasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media