Bola . 08/11/2025, 07:00 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tak menampik bahwa level permainan Brasil masih jauh di atas timnas Indonesia.
Hal itu ia sampaikan usai skuad Garuda Muda kalah telak 0-4 dari Brasil dalam lanjutan Grup H Piala Dunia U17 2025, Jumat malam.
Indonesia belum mengantongi satu pun poin dari dua laga, setelah sebelumnya juga kalah 1-3 dari Zambia pada pertandingan pembuka.
"Ya memang Brasil di atas kita jauh, dan kemarin kita ada kesempatan sama Zambia. Kita kecolongan tiga gol dalam tujuh menit. Di babak kedua kita main lebih bagus, ada banyak kesempatan tapi belum gol," ujar Erick usai pertandingan di Aspire Academy, Doha, Qatar.
Meski begitu, Erick menilai laga menghadapi Brasil tetap menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia.
"Tapi anak-anak saya rasa ini kesempatan, ini sejarah lho Indonesia lawan Brasil di Piala Dunia walaupun U17," katanya.
Erick juga menyoroti perbedaan mendasar antara pemain Brasil dan Indonesia. Menurutnya, faktor jam terbang menjadi keunggulan utama para pemain Negeri Samba.
"Di Brasil itu mereka satu pemain bisa main 70 game (per tahun) tapi kita belum. Jadi kita harus buat terobosan sepertinya," ujarnya.
Walau belum meraih poin dari dua pertandingan, Erick tetap menunjukkan rasa bangganya terhadap pelatih Nova Arianto, para pemain, serta dukungan luar biasa dari suporter Indonesia yang hadir langsung di Qatar.
"Saya barusan mendapat pujian dari teman-teman di Qatar. Fans Indonesia sangat tertib, sangat suportif. Inilah contoh-contoh yang kita lihat, kita dapat apresiasi," tutur Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.
Menjelang laga pamungkas fase grup melawan Honduras pada Senin 10 November, Erick masih menyimpan optimisme timnas bisa meraih kemenangan perdana.
"Harapannya menang. Zambia tadi sama Honduras, saya nggak melihat, katanya 3-1 di halftime. Artinya kalau hasilnya 3-1 (hasil akhir adalah Zambia menang 5-2) atau lebih, saya tidak tahu," ucapnya.
"Artinya kita sama Honduras seimbang, jadi ada kesempatan. Tinggal semoga kita lihat cederanya. Tadi ada satu pemain back kita cedera, coba mudah-mudahan tidak begitu parah. Kita lihat saja," kata Erick menutup.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media