Bola . 18/11/2025, 15:23 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Laga uji coba internasional antara Timnas U-22 Indonesia vs Mali U-22 memasuki babak yang semakin panas.
Jelang duel leg kedua pada Selasa malam, 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, pelatih Mali U-22 Fousseni Diawara menyampaikan keyakinannya bahwa pertandingan nanti akan jauh lebih sulit ketimbang pertemuan sebelumnya.
Pada leg pertama, Mali menang telak 3-0 atas skuad Garuda Muda pada Sabtu (15/11/2025). Namun, meski telah mengantongi kemenangan meyakinkan, Diawara menegaskan bahwa timnya tak akan datang dengan mental meremehkan.
“Tidak, dalam sepak bola tidak ada yang mudah. Itu bagian dari mentalitas sepak bola Mali,” ujar Diawara kepada awak media di Lapangan A, Kawasan GBK,
Baca Juga
Pelatih berusia 45 tahun tersebut menilai bahwa Timnas U-22 Indonesia asuhan Indra Sjafri memiliki potensi besar untuk bangkit. Dia menyoroti bahwa meski memulai pertandingan pertama dengan buruk, Garuda Muda tetap menunjukkan kualitas yang tidak bisa diremehkan.
“Indonesia adalah tim yang bagus. Mereka memulai laga sebelumnya dengan buruk, tetapi setelah itu mereka masih menunjukkan beberapa hal yang bagus,” katanya.
Baca Juga
Menurut dia, kepercayaan diri Mali datang dari start buruk Indonesia pada leg pertama. Namun, hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk laga kedua yang menurutnya akan jauh berbeda.
Diawara menegaskan bahwa Timnas U-22 Indonesia memiliki beberapa pemain yang tampil reguler di kompetisi utama, termasuk Super League dan kompetisi senior lainnya. Nama-nama seperti:
Kadek Arel
Dony Tri Pamungkas
Ananda Raehan
Kakang Rudianto
Ivar Jenner (kapten)
dianggap memiliki kualitas mumpuni dan pengalaman yang tidak bisa diabaikan.
“Kami tahu mereka punya pemain-pemain yang bermain di Tim A dan punya pengalaman. Mereka tetap merupakan tim yang sedang belajar, tapi itu membuat mereka berbahaya,” ucap Diawara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media