Bola . 19/11/2025, 20:18 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Para Jakmania bersiaplah! Persija Jakarta sedang berada di puncak performa terbaiknya dan siap melanjutkan tren kemenangan di kandang sementara mereka. Pelatih kepala, Mauricio Souza, bertekad memperpanjang rentetan kemenangan saat Macan Kemayoran menjamu Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, Kamis, 20 November 2025.
Persija Jakarta telah menunjukkan taringnya dalam sebulan terakhir. Mereka kembali ke jalur kemenangan sejak menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada 18 Oktober. Setelah kemenangan penting itu, Macan Kemayoran berturut-turut mencatatkan hasil memuaskan: menang tipis 1-0 di markas Madura United, menggilas PSBS Biak 3-1 di kandang, dan terakhir, menundukkan tuan rumah Arema FC 2-1.
Rentetan hasil positif ini bukan sekadar kebetulan. Ini adalah buah dari kerja keras dan strategi matang yang diterapkan oleh Mauricio Souza. Kemenangan beruntun ini berhasil mendongkrak posisi Persija Jakarta ke peringkat kedua klasemen sementara Super League dengan koleksi 23 poin. Mereka kini hanya terpaut tujuh angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC. Tentu, mempertahankan momentum kemenangan menjadi kunci untuk terus menekan sang pemuncak dan membuka peluang juara.
Meski harus "mengungsi" ke Surakarta dan tidak bisa bermain di hadapan publik Jakarta, Souza memastikan ambisi timnya tidak surut sedikit pun. Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa tujuan timnya sudah sangat jelas: meraih tiga poin penuh.
Pada sesi jumpa pers, Souza menyampaikan tekadnya: "Kami memiliki tujuan yang jelas dalam pertandingan. Tentu saja kami ingin mendapat tiga poin. Dan inilah yang kami harapkan dapat dilakukan di pertandingan besok.”
Persija Jakarta terpaksa memindahkan pertandingan kandang ini ke Stadion Manahan karena kondisi rumput di Jakarta International Stadium (JIS) belum memungkinkan untuk menggelar laga, setelah di sana berlangsung konser musik. Ini bukan kali pertama Macan Kemayoran harus mengungsi; mereka juga memainkan laga kandang melawan PSBS Biak di tempat yang sama pada akhir Oktober.
Meski demikian, Souza tetap menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia memahami situasi dan menghargai dukungan yang mereka terima di Solo. “Tentu saja kami ingin bermain di Jakarta. Di stadion kami dengan penonton kami. Tapi kami mengerti situasinya dan kami sangat senang untuk datang ke Solo,” tambahnya.
Menghadapi Persik Kediri, Persija Jakarta dipastikan tampil pincang. Souza tidak bisa menurunkan beberapa pilar kunci. Gelandang andalan, Allano Souza, harus absen karena skorsing. Selain itu, dua pemain penting, Ryo Matsumura dan Gustavo Almeida, masih menjalani proses pemulihan cedera.
Kendati demikian, Souza yakin kedalaman skuadnya mampu mengatasi absennya beberapa pemain inti. Ia memastikan semua pasukannya yang tersedia siap tempur dan fokus total untuk mengamankan kemenangan.
Di atas kertas, perbedaan kualitas antara kedua tim tampak cukup jauh. Persik Kediri—yang dijuluki Macan Putih—saat ini hanya berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin. Jarak 11 poin dengan Persija menunjukkan perbedaan signifikan dalam performa musim ini.
Namun, Mauricio Souza menolak keras anggapan remeh. Ia mewanti-wanti pasukannya untuk tidak meremehkan lawan. "Persik setiap tahun bikin tim yang bagus. Secara teknik, Persik itu sangat kuat. Tim yang punya organisasi dengan baik. Pasti itu memaksa kami bekerja keras besok, kami harus fokus total,” tegasnya, menunjukkan rasa hormat terhadap potensi kejutan yang bisa diberikan oleh Macan Putih.
Selain fokus pada kemenangan, suasana tim Persija Jakarta semakin bersemangat setelah salah satu pemain mereka, Rizky Ridho, mendapat pengakuan internasional. Gol spektakuler yang dicetak Ridho ke gawang Arema FC masuk nominasi peraih penghargaan Puskas dari FIFA, penghargaan untuk gol tercantik di dunia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media