Bola . 22/11/2025, 13:12 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Panggung Super League Indonesia 2025-2026 kembali menyajikan duel panas yang menjanjikan tensi tinggi antara PSIM Yogyakarta akan menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-13.
Pertandingan PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC akan bermain di Stadion Sultan Agung, Sleman, Yogyakarta hari Sabtu 22 November 2025 sore hari pukul 15.30 WIB. Duel ini akan berlangsung sengit karena kedua tim memasuki performa yang sangat positif.
PSIM Yogyakarta, yang berjuluk Laskar Mataram, tampil cukup meyakinkan belakangan ini. Dalam tiga laga terakhir, mereka mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang saat melawan Persis. Ini menjadikan peningkatan performa yang signifikan.
Performa lini serang PSIM patut diacungi jempol. Mereka kini memiliki sosok kunci yang membuat permainan tim lebih hidup dan produktif, yakni striker andalan Nermin Haljeta. Haljeta tampil tajam dengan kontribusi fantastis: mencetak empat gol dan memberikan dua assist. Kontribusi langsung Haljeta menjadi motor utama setiap serangan PSIM, menjadikannya tumpuan untuk membobol gawang lawan.
Kekuatan lini serang PSIM semakin diperkuat dengan kembalinya gelandang serang andalan, Ezequiel Vidal. Vidal telah menyelesaikan sanksi larangan bermain dan kini siap menambah daya gedor PSIM dalam membangun serangan dan kreasi peluang. Pelatih PSIM dipastikan akan memanfaatkan momentum bermain di kandang ini, mendorong timnya tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.
Di sisi lain, Bhayangkara FC, yang dijuluki The Guardians, datang ke Sleman dengan membawa modal kuat berupa performa yang sangat konsisten. Tim asuhan Paul Munster berhasil meraih tiga kemenangan dalam empat laga terakhir mereka. Keberhasilan ini membuat Bhayangkara FC penuh percaya diri saat melakoni laga tandang ke markas PSIM.
Bhayangkara FC dikenal dengan dua keunggulan utama: efisiensi gol yang tinggi dan lini belakang yang solid. Mereka mencatatkan salah satu pertahanan terbaik di liga, hanya kebobolan tujuh gol hingga pekan ke-12. Ketangguhan lini belakang mereka menjadi fondasi utama bagi setiap kemenangan yang mereka raih.
Ilija Spasojevic diprediksi akan menjadi tumpuan utama Bhayangkara FC di lini depan. Meski gaya bermain mereka lebih mengandalkan ketangguhan lini belakang dan efektivitas serangan balik, kehadiran Spasojevic menjamin bahwa setiap peluang sekecil apapun akan dimaksimalkan menjadi gol.
Pertandingan ini pun menjadi ajang adu tajam antara dua bomber kelas atas, Nermin Haljeta dari PSIM dan Ilija Spasojevic dari Bhayangkara FC. Siapa yang paling efektif memanfaatkan peluang, dia yang akan membawa timnya meraih tiga poin krusial.
Head to Head
Laga ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan duel nostalgia. Kedua tim, PSIM dan Bhayangkara FC, sama-sama merupakan tim promosi dari Divisi Championship musim lalu.
Sejarah pertemuan mereka di kasta kedua cukup sengit. Musim lalu, PSIM dan Bhayangkara FC bertemu sebanyak tiga kali di Divisi Championship. PSIM berhasil memenangkan dua di antaranya, termasuk kemenangan penting pada laga final yang mengukuhkan posisi mereka.
Secara keseluruhan, dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, rekor pertemuan cenderung memihak tipis pada PSIM dengan catatan dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Statistik ini menambah bumbu panas dan motivasi bagi Bhayangkara FC untuk membalas kekalahan masa lalu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media