Sportainment . 27/11/2025, 09:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id – Manajer Chelsea, Enzo Maresca, melontarkan pujian setinggi langit kepada dua bintang muda, Estevao dan Lamine Yamal. Maresca menilai keduanya memiliki potensi besar untuk menjadi rival ikonis, setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, di masa depan.
Namun, Maresca mengingatkan bahwa kedua wonderkid ini membutuhkan waktu dan ruang yang cukup untuk berkembang secara alami.
“Seperti yang dikatakan Raphinha, mungkin dalam 10–15 tahun ke depan, Estevao dan Lamine Yamal bisa menjadi Messi dan Ronaldo berikutnya. Namun, mereka baru 18 tahun. Mereka harus menikmati permainan dan terus berkembang setiap hari. Itu yang paling penting untuk mereka,” ujar Maresca yang dikutip dari BeIN Sports pada Rabu 26 November 2025.
Komentar Maresca ini muncul setelah Estevao tampil memukau saat Chelsea melibas Barcelona 3-0 pada laga Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu.
Pemain asal Brasil ini mencetak gol indah setelah melakukan penetrasi dari sisi kanan, yang ditutup dengan tembakan keras ke gawang Barca, yang saat itu bermain dengan 10 pemain.
Pada usia 18 tahun, Estevao kini tercatat sebagai remaja ketiga yang sukses mencetak gol dalam tiga laga awal Liga Champions, menyamai rekor bintang top seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland.
Selain gol, catatan impresif Estevao adalah menciptakan tiga peluang dan melakukan lima dribel sukses—jumlah tertinggi di timnya bersama Pedro Neto.
Di kubu lawan, Lamine Yamal berjuang keras mengimbangi permainan. Yamal bahkan mencatat percobaan dribel dua kali lebih banyak dari Estevao. Sayangnya, pengaruhnya di lapangan menurun drastis setelah Ronald Araujo dikartu merah, dan pemain muda Spanyol itu akhirnya ditarik keluar menjelang akhir laga.
Maresca juga mengenang kembali gol serupa yang pernah dicetak Estevao saat masih membela Palmeiras melawan Chelsea di Piala Dunia Antarklub. “Gol yang dia buat tadi mengingatkan saya pada golnya melawan kami di Piala Dunia Antarklub. Aksinya hampir sama persis,” kenangnya.
Meski talenta kedua pemain ini sangat luar biasa, Maresca berharap Estevao dan Yamal tidak diberi tekanan berlebihan.
“Dia harus rileks, menikmati sepak bola, bermain dengan bebas. Begitu juga Lamine. Mereka masih sangat muda. Bila mulai dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi, itu bisa memberi tekanan besar bagi pemain seusia mereka. Mereka harus datang ke latihan dengan perasaan senang, bukan terbebani oleh perbandingan seperti itu,” ujarnya.
Maresca menegaskan bahwa kesabaran klub adalah kunci utama agar kedua talenta 18 tahun ini dapat tumbuh menjadi pemain kelas dunia di masa depan, mengingat kemampuan mereka yang terus berkembang dan sorotan publik yang sangat besar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media