Bola . 04/12/2025, 09:17 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Persipura Jayapura yang berjuluk 'Mutiara Hitam' adalah salah satu klub sepakbola tersukses Indonesia, memiliki sejarah yang kaya dan penuh prestasi.
Persipura bukan hanya sekadar klub melainkan simbol kebangaan dan menghasilkan talenta emas yang berasal dari Tanah Papua. Persipura dikenal sebagai klub yang dominan pada era periode 2000-an hingga 2010-an.
Saat ini Persipura harus berjuang di kasta ketua, Liga 2 Indonesia musim 2025-2026, meskipun begitu Mutiara Hitam memiliki historis dan kekuatan finansial mereka tetap menajdi sorotan bagi pecinta sepakbola Indonesia.
Melansir dari transfermarkt, Persipura memiliki nilai pasar sekitar Rp37,02 Miliar, sebuah angka yang mencerminkan investasi dan branding kuat yang mereka bangun selama puluhan tahun.
Perjuang Persipura di Liga 2
Pertarungan menarik bakal tersaji di Stadion Lukas Enembe, Sentani, ketika Persipura Jayapura menjamu Persipal Palu
Kompetisi Liga 2 dibagi dua yakni wilayah A dan wilayah B. Tim yang menjuarai grup akan diadu untuk menentukan juara Liga 2 musim ini dan dipastikan promosi ke Liga 1 musim depan.
Persipura tergabung dalam grup B wilayah timur yang berisikan 10 tim seperti, Barito Putera, PSS Sleman, Persela Lamongan, Tornado FC, Deltras, Persiba Balikpapan, Persiku, Persipal, dan PSIS Semarang.
Persipura kini bertengger diperingkat kedua dengan koleksi 23 poin, penampilan Mutiara Hitam cukup meyakinkan dalam 12 pertandingan terakhir meraih tujuh kemenangan, dua imbang, dan tiga kali kalah.
Persipura kini dilatih oleh Rahmad Darmawan, kehadirannya memberikan dampak besar yang kuat dalam serangan dan kokohnya pertahanan. Mutiara Hitam memiliki penyerang andalan seperti Matheus.
Matheus menjadi top skor Persipura di Liga 2, Pemain asal Brasil tersebut mencetak lima gol. Dibelakangnya ia dipandu dengan kapten Persipura Ramai Rumakiek yang berposisi saya kiri dan Basna yang mengisi posisi sayap kanan.
Walau diisi skuad muda, Persipura memiliki pemain legenda yang masih merumput sampai saat ini yakni Boaz Solossa. Pemain berusia 39 tahun tersebut merupakan kebanggan di Papua.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media