Bola . 08/12/2025, 21:15 WIB

FAM Resmi Ajukan Banding ke CAS, Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia Masuk Babak Genting!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Dunia sepak bola Asia Tenggara kembali diguncang kabar panas. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) terkait sanksi berat yang dijatuhkan FIFA atas skandal naturalisasi pemain Timnas Malaysia.

Langkah ini menandai babak baru dalam kasus yang telah mencoreng nama sepak bola Negeri Jiran. Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain Timnas Malaysia yang terbukti menggunakan dokumen palsu dalam proses naturalisasi.

Sanksi tersebut tidak main-main. Selain denda besar terhadap federasi, ketujuh pemain juga dijatuhi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama satu tahun penuh.

Merasa keputusan itu terlalu berat dan merugikan, FAM sempat mengajukan banding ke internal FIFA. Namun, upaya tersebut ditolak mentah-mentah.

Tak kehabisan akal, FAM kini menempuh jalur hukum tertinggi di dunia olahraga dengan membawa kasus ini ke Pengadilan CAS sebagai langkah terakhir untuk menyelamatkan masa depan sepak bola Malaysia.

FAM Diberi Waktu 10 Hari Ajukan Argumen Tertulis

Pelaksana Tugas (Plt) Presiden FAM, Yusoff Mahadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima tenggat waktu resmi dari Pengadilan CAS untuk menyerahkan argumen tertulis lengkap.

“Kami telah mengajukan banding ke CAS terkait hukuman yang dijatuhkan kepada FAM dan tujuh pemain keturunan campuran,” ujar Yusoff Mahadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengacara yang ditunjuk FAM memiliki waktu 10 hari, terhitung sejak keputusan banding diterima.

“CAS telah menetapkan bahwa pengacara yang mewakili FAM memiliki waktu 10 hari, hingga 18 Desember, untuk menyerahkan argumen tertulis yang lengkap,” jelasnya.

Artinya, dalam kurun waktu yang sangat singkat ini, FAM harus menyusun pembelaan hukum sekuat mungkin untuk menghadapi lembaga arbitrase olahraga tertinggi di dunia tersebut.

Peringatan Tersirat untuk FIFA?

Dalam pernyataannya, Yusoff Mahadi juga menyampaikan sikap tegas dan profesional FAM dalam menghadapi proses hukum ini. Meski tidak menyebut FIFA secara langsung, pernyataannya dinilai banyak pihak sebagai peringatan tersirat bahwa FAM siap bertarung habis-habisan.

“FAM menekankan komitmen penuh mereka untuk menjalani proses ini secara profesional, transparan, dan mematuhi semua prosedur hukum yang berlaku,” tegas Yusoff.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com