Bola . 18/12/2025, 19:30 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Timnas Indonesia berpeluang mendapatkan keuntungan besar atau bisa dibilang durian runtuh usai FIFA menjatuhkan putusan terbaru kepada Timnas Malaysia.
Keputusan ini diyakini bakal berdampak langsung pada posisi kedua negara di peringkat FIFA, terutama menjelang rilis ranking resmi bulan Desember 2025.
Situasi ini cukup menarik, mengingat performa Timnas Indonesia sepanjang 2025 sebenarnya belum terlalu meyakinkan.
Skuad Garuda tercatat hanya meraih tiga kemenangan sepanjang tahun ini. Hasil tersebut sempat membuat posisi Indonesia digeser oleh Malaysia di klasemen ranking FIFA.
Pada update peringkat terkini, Timnas Indonesia turun ke posisi ke-122 dunia. Sementara itu, Malaysia justru mengalami kenaikan dan berhasil menempati peringkat ke-116 FIFA.
Kondisi ini sempat menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Banyak pihak menilai Indonesia kalah konsisten dibandingkan negeri jiran dalam agenda pertandingan internasional. Namun, situasi tersebut kini berpotensi berbalik arah.
FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi tambahan kepada Timnas Malaysia setelah ditemukan pelanggaran serius terkait penggunaan tujuh pemain naturalisasi ilegal dalam sejumlah pertandingan internasional.
Sebagai konsekuensi, tiga laga uji coba Timnas Malaysia resmi dianulir dan hasilnya diubah menjadi kekalahan 0-3. Ketiga pertandingan tersebut sebelumnya masuk dalam perhitungan ranking FIFA, sehingga pembatalannya berdampak besar pada perolehan poin Malaysia.
Adapun tiga pertandingan yang dimaksud adalah:
Malaysia vs Tanjung Verde (29 Mei 2025)
Malaysia vs Singapura (4 September 2025)
Malaysia vs Palestina (8 September 2025)
Dalam laga melawan Tanjung Verde, pertandingan awalnya berakhir imbang 1-1. Namun dalam laporan FIFA, tercatat Gabriel Palmero tampil untuk Malaysia meski statusnya tidak sah.
Saat menghadapi Singapura, pelanggaran semakin mencolok. Terdapat lima pemain ilegal yang diturunkan, yakni:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media