Sportainment . 23/12/2025, 11:00 WIB

Timnas Voli Gagal Raih Medali Emas SEA Games 2025, Pelatih Langsung Dipecat!

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Tim Nasional bola voli putra gagal meraih medali emas pada SEA Games 2025 yang digelar di Thailand. Pelatih, Jeff Jiang Jie langusng dipecat.

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menegaskan, pemecatan ini sebagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap hasil yang diraih tim.

Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo menjelaskan, perubahan di kursi pelatih merupakan bagian dari langkah pembenahan ke depan.

Ia menegaskan bahwa meski para pemain telah tampil maksimal, federasi tetap perlu melakukan perbaikan demi peningkatan prestasi.

"Kita evaluasi, ke depan pelatih saya ganti. Mulai tahun ini pelatih saya ganti jadi yang SEA Games itu sudah langsung saya berhentikan," kata Imam di Jakarta, Senin 22 Desember 2025.

PBVSI, lanjut Imam, telah menyiapkan pelatih baru asal Brasil yang akan mulai menangani tim nasional pada tahun 2026. Dengan formulasi baru tersebut, federasi berharap performa timnas voli putra bisa meningkat di masa mendatang.

"Evaluasi kita tahun depan kita sudah menggunakan pelatih baru dari Brasil, jadi untuk timnas tahun 2026 kita sudah dengan formula pelatih baru dari Brasil."

Pada SEA Games 2025, timnas voli putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah takluk 2-3 dari Thailand di laga final. Pertandingan puncak yang berlangsung di Indoor Stadium Hua Mak, Bangkok, Jumat 19 Desember 2025, itu sekaligus mengakhiri raihan tiga medali emas beruntun Indonesia di ajang SEA Games sebelumnya.

Imam menilai partai final berjalan sangat ketat dengan kekuatan kedua tim yang relatif berimbang. Kekalahan Indonesia, menurutnya, hanya ditentukan oleh selisih angka yang tipis di set terakhir.

"Permainannya begitu luar biasa. Kita terakhir hanya kalah tiga angka, 12-15. Ini luar biasa, sehingga mereka sudah mempersiapkan dengan baik, kita juga mempersiapkan dengan baik. Pada akhirnya ya tentu kita belum beruntung. Tapi kekuatan imbang lah," ujar Imam.

Ia juga menekankan bahwa kegagalan mempertahankan emas tidak menghapus pencapaian timnas voli putra dalam beberapa edisi SEA Games terakhir. Menurutnya, dinamika menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam olahraga.

"Kita sudah hattrick ya, SEA Games sudah hatrick, tiga kali emas tapi permainan itu kan ada kalah, ada menang, tapi yang jelas kita sudah mempersiapkan sekuat tenaga anak-anak sudah main total, sudah berbagai strategi dilakukan tapi keberuntungan belum ada di kita."

Pelatih anyar asal Brasil yang akan mulai bekerja pada 2026 juga diproyeksikan untuk memimpin tim nasional menuju Asian Games 2026. PBVSI berharap kehadiran pelatih baru dapat membawa semangat serta pendekatan berbeda bagi tim.

"Tahun depan kita sudah menggunakan pelatih baru dari Brasil. Mudah-mudahan bisa memberikan warna dan motivasi baru agar prestasi kita lebih baik di Asian Games 2026," kata Ketum PBVSI.

Selain sektor kepelatihan, PBVSI juga berencana meninjau kembali susunan pemain timnas voli putra. Meski demikian, Imam tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para atlet selama mengikuti SEA Games 2025.

"Saya berterima kasih kepada atlet yang sudah berjuang luar biasa dan dukungan masyarakat yang sangat besar," kata Imam.

Di luar hasil tim voli putra, PBVSI menyatakan rasa syukur atas capaian cabang voli lainnya. Timnas voli putri berhasil memenuhi target dengan meraih medali perunggu. Sementara itu, tim voli pantai putra Indonesia kembali menyabet medali emas setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 pada final di Chonburi, Jumat.

"Kemudian, yang kita bersyukur lagi tim Putri bisa mempertahankan target perunggu. Kemudian, kita bersyukur lagi untuk Voli Pantai kita bisa mendapatkan emas kembali jadi berturut-turut. Mudah-mudahan juga di tahun yang akan datang kita akan terus perbaiki," ujar Imam. *

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com