Bola . 28/12/2025, 09:13 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Persaingan gelar juara Liga Inggris 2025/2026 kini mengerucut pada tiga tim: Arsenal, Manchester City, dan Aston Villa. Kemenangan identik 2-1 pekan ini sukses menciptakan jurang pemisah di papan atas, sekaligus memanaskan tensi perebutan takhta menjelang duel krusial penutup tahun di Stadion Emirates.
fin.co.id - Persaingan memperebutkan mahkota juara Liga Inggris musim 2025/2026 semakin membara dan sulit ditebak. Tiga kuda pacu utama, yakni Arsenal, Manchester City, dan Aston Villa, baru saja menunjukkan taringnya pada pekan ke-18 dengan meraih kemenangan identik 2-1 atas lawan-lawan mereka. Hasil krusial ini membuat ketiganya resmi memperlebar jarak dari kejaran tim lain dan menciptakan jurang pemisah di papan atas klasemen sementara.
Drama tersaji di setiap pertandingan yang melibatkan penghuni tiga besar ini. Kemenangan tipis tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pesan kuat bahwa mentalitas juara tengah menyelimuti skuad asuhan Mikel Arteta, Pep Guardiola, dan Unai Emery. Kini, jarak antara peringkat tiga dengan tim di bawahnya membentang sejauh tujuh poin, sebuah margin yang cukup signifikan di tengah jadwal padat kompetisi kasta tertinggi Inggris ini.
Manchester City nyaris kehilangan poin saat bertandang ke markas Nottingham Forest. Namun, mentalitas juara berbicara ketika Rayan Cherki mencetak gol larut yang memastikan kemenangan 2-1 bagi The Citizens. Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif City dengan delapan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, sekaligus memberikan tekanan hebat bagi sang pemuncak klasemen.
Pep Guardiola sendiri merasa sangat puas dengan cara anak asuhnya mencuri kemenangan di kandang lawan yang sulit. Menurutnya, kemenangan dalam kondisi sulit seperti di musim dingin merupakan ciri khas tim yang akan mengangkat trofi di akhir musim. City kini mengoleksi 40 poin dari 18 laga, hanya tertinggal dua angka dari posisi pertama.
Arsenal sempat tergeser dari puncak klasemen selama beberapa jam oleh City, namun The Gunners langsung merespons dengan kemenangan 2-1 atas Brighton and Hove Albion. Mikel Arteta mengakui bahwa skuadnya harus berjuang ekstra keras karena krisis pemain bertahan. Bahkan, Declan Rice harus rela bermain sebagai bek kanan darurat demi menambal lubang di lini belakang.
Kemenangan Arsenal ini tidak diraih dengan mudah. Kiper David Raya menjadi pahlawan berkat penyelamatan krusial pada menit-menit akhir saat Brighton melancarkan tekanan hebat. Kehadiran kembali Gabriel Magalhaes di jantung pertahanan juga menjadi angin segar bagi publik London Utara. Saat ini, Arsenal masih kokoh di puncak dengan raihan 42 poin.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media