Bola . 28/12/2025, 15:05 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Persebaya Surabaya akan menjamu Persijap Jepara pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu 28 Desember 2025, pukul 15.30 WIB.
Bajul Ijo datang ke pertandingan ini dengan modal performa yang sebenarnya menunjukkan peningkatan.
Pada laga terakhir melawan Borneo FC, Persebaya sukses mencetak dua gol, sebuah capaian yang sebelumnya sulit mereka raih dalam empat pertandingan beruntun.
Meski demikian, masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah karena laga tersebut kembali berakhir imbang.
Fakta menarik, Persebaya belum mampu meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir dan selalu berbagi poin dengan lawan.
Di sisi lain, Persijap Jepara mulai menapaki babak baru bersama pelatih anyar Divaldo Alves. Debut sang juru taktik ditandai dengan hasil imbang 1-1 kontra PSIM Yogyakarta.
Walau belum meraih kemenangan, hasil tersebut memiliki arti besar karena menghentikan laju delapan kekalahan beruntun Laskar Kalinyamat di kompetisi liga.
Pertemuan Persebaya dan Persijap terbilang jarang terjadi dalam satu dekade terakhir. Duel terakhir kedua tim tercatat pada Juli 2013, saat Persijap menang tipis 1-0.
Sementara itu, terakhir kali Persebaya menjamu Persijap di Surabaya terjadi pada Juni 2012, di mana tuan rumah keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Setelah lebih dari 12 tahun berlalu, laga ini menjadi momen nostalgia sekaligus pembuktian bagi kedua tim.
Dalam tiga pertemuan terakhir yang tercatat, Persebaya dan Persijap sama-sama pernah saling mengalahkan.
Persebaya sempat meraih dua kemenangan pada 2012, sementara Persijap membalasnya dengan kemenangan pada pertemuan terakhir tahun 2013. Catatan ini menunjukkan duel keduanya kerap berjalan ketat.
Persebaya menunjukkan pola hasil yang unik dengan lima hasil imbang beruntun, semuanya berakhir dengan skor 1-1 kecuali laga terakhir kontra Borneo FC yang berkesudahan 2-2.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media