Bola . 30/12/2025, 18:41 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Persija Jakarta menatap tahun 2026 dengan optimitis tinggi, setelah melakukan evaluasi menyeluruh sepanjang musim 2025. Hasil evaluasi menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran untuk membuka lembaran baru dan tampil lebih konsisten di putaran kedua Super League 2025/2026.
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson mengakui masih ada pekerjaan rumah besar, terutama terkait kreativitas permainan dan stabilitas ritme bertanding. Sepanjang 2025, Persija kerap memperlihatkan dua wajah berbeda: tampil meyakinkan di beberapa laga, namun kehilangan momentum di laga lain.
"Evaluasi kita selama 2025 memang harus banyak kreatif untuk membongkar pertahanan lawan. Selain itu, kita juga menilai ritme permainan karena kadang-kadang ritme kita belum stabil," jelas Ricky Nelson di Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.
Ia menekankan bahwa inkonsistensi ini menjadi catatan penting yang wajib diperbaiki jika Persija ingin bersaing serius di papan atas klasemen. Menjaga ritme permainan menjadi kunci agar performa tim tidak naik-turun.
"Kadang lagi bagus, tapi kadang-kadang juga entah kenapa ritmenya hilang. Ini jadi PR besar buat kami," tegas Ricky.
Memasuki tahun 2026, fokus utama tim pelatih adalah memastikan permainan Macan Kemayoran berjalan dengan tempo dan intensitas yang stabil di setiap laga.
"Untuk 2026, terutama di putaran kedua, kita harus menjaga ritme lebih baik lagi. Supaya Persija tetap bermain dengan ritmenya sendiri dan tidak berubah-ubah," pungkas Ricky Nelson.
Dimas Rafi/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media