Bola . 19/01/2026, 06:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Intisari Berita:
fin.co.id - Timnas Senegal memastikan diri sebagai kampiun Piala Afrika 2025 usai menundukkan Timnas Maroko dengan skor tipis 1-0 pada partai puncak yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Maroko, Minggu waktu setempat.
Laga final berlangsung ketat dan sarat drama. Senegal akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol tunggal Pape Gueye yang tercipta pada babak tambahan waktu, tepatnya menit ke-94, sebagaimana dicatat oleh Confederation of African Football (CAF).
Hasil ini menandai gelar kedua Piala Afrika bagi Senegal sepanjang sejarah. Sebelumnya, mereka juga sukses meraih trofi pada edisi 2021 yang saat itu diselenggarakan di Maroko.
Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang penantian panjang Maroko untuk kembali merasakan gelar juara Afrika. Terakhir kali tim berjuluk Singa Atlas itu mengangkat trofi Piala Afrika terjadi pada edisi 1976 yang digelar di Ethiopia.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir melalui sundulan Pape Gueye, namun masih mampu diamankan kiper Maroko, Yassine Bounou. Ancaman berlanjut lewat Iliman Ndiaye, tetapi Bounou kembali menunjukkan ketangguhannya di bawah mistar.
Hingga babak pertama berakhir, Senegal tercatat lebih sering menekan pertahanan lawan. Meski demikian, solidnya lini belakang Maroko membuat skor kacamata tetap bertahan sampai turun minum.
Memasuki paruh kedua, Maroko mulai berani keluar menyerang. Ayoub El Kaabi sempat melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang Senegal, namun bola masih melebar ke sisi kiri. Kesempatan lain datang dari Abde Ezzalzouli, tetapi sepakan yang dilepaskannya hanya melambung tipis di atas mistar.
Drama terjadi menjelang akhir waktu normal. Senegal sempat mencetak gol, namun wasit menganulirnya karena adanya pelanggaran dalam proses serangan. Tak lama berselang, Maroko memperoleh hadiah penalti pada menit 90+8 usai tinjauan VAR menyatakan Brahim Diaz dilanggar di kotak terlarang.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain Senegal. Situasi memanas hingga laga sempat terhenti beberapa menit karena skuad Senegal meninggalkan lapangan. Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, penalti yang dieksekusi Brahim Diaz berhasil digagalkan oleh Edouard Mendy, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Di extra time, Senegal tampil lebih efektif. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Pape Gueye berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-94 dan membawa Senegal unggul 1-0.
Maroko berupaya keras mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan hingga menit-menit akhir. Namun, rapatnya pertahanan Senegal membuat tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 pun bertahan hingga laga usai, memastikan Senegal keluar sebagai juara Piala Afrika 2025. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media