Bola . 27/01/2026, 12:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Liverpool memastikan tidak akan melepas Andy Robertson ke Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari. Keputusan ini membuat Tottenham harus gigit jari setelah harapan mereka untuk memperkuat posisi bek kiri tidak terwujud. Sikap Liverpool tersebut mencerminkan kehati hatian klub dalam menjaga keseimbangan skuad di tengah musim yang masih berjalan dan sarat dengan target kompetitif.
Tottenham sempat mengajukan tawaran sekitar lima juta poundsterling untuk Robertson yang kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang. Walaupun nilai tersebut secara bisnis dapat dipertimbangkan keputusan akhir Liverpool lebih didasarkan pada kebutuhan tim saat ini. Klub menilai melepas pemain berpengalaman seperti Robertson pada pertengahan musim berisiko mengganggu stabilitas permainan.
Salah satu faktor utama gagalnya transfer ini adalah ketidakmampuan Liverpool memulangkan Kostas Tsimikas dari masa peminjamannya bersama AS Roma. Rencana awal Liverpool adalah memastikan adanya pengganti yang siap bermain sebelum mempertimbangkan kepergian Robertson. Namun proses tersebut tidak berjalan sesuai rencana sehingga opsi melepas Robertson otomatis tertutup.
Situasi semakin rumit setelah Joe Gomez mengalami cedera dalam laga Liga Inggris melawan Bournemouth. Cedera ini membuat Liverpool kekurangan opsi di lini belakang. Dalam kondisi tersebut keputusan mempertahankan Robertson menjadi langkah logis demi menjaga kedalaman skuad hingga akhir musim.
Di era kepelatihan Arne Slot Andy Robertson memang tidak lagi menjadi pilihan utama. Posisi bek kiri kini lebih sering diisi oleh Milos Kerkez yang dianggap lebih sesuai dengan pendekatan taktis pelatih. Robertson tercatat baru empat kali menjadi starter di Liga Inggris musim ini dan lebih sering masuk sebagai pemain pengganti.
Meski demikian Robertson tidak secara terbuka mendorong kepindahan. Kapten tim nasional Skotlandia itu tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dan siap berkontribusi kapan pun dibutuhkan. Sikap inilah yang membuat manajemen dan ruang ganti Liverpool masih memandangnya sebagai bagian penting dari tim.
Andy Robertson bergabung dengan Liverpool dari Hull City pada 2017 dengan nilai transfer yang relatif rendah jika dibandingkan dengan kontribusinya. Ia telah mencatatkan lebih dari 360 penampilan dan menjadi bagian dari periode paling sukses dalam sejarah modern klub.
Selama berseragam Liverpool Robertson membantu tim meraih sembilan trofi termasuk dua gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions. Perannya tidak hanya terlihat dari sisi teknis tetapi juga dari kepemimpinan dan mentalitas juara yang ia tunjukkan di lapangan maupun di ruang ganti.
Kapten Liverpool Virgil van Dijk secara terbuka menyatakan keinginannya agar Robertson tetap bertahan. Ia menyebut Robertson sebagai pemain yang sangat penting bagi tim. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai Robertson tidak semata diukur dari statusnya sebagai starter.
Bagi Tottenham kegagalan mendatangkan Robertson menjadi pukulan tersendiri. Klub tersebut membutuhkan tambahan pengalaman di lini belakang untuk menjaga konsistensi performa. Robertson dinilai sebagai sosok ideal karena pengalamannya di level tertinggi dan kemampuannya menghadapi tekanan pertandingan besar.
Namun bursa transfer Januari memang dikenal sulit. Klub penjual jarang bersedia melepas pemain penting tanpa jaminan pengganti sepadan. Tottenham kini harus mencari alternatif lain dengan waktu yang semakin terbatas karena jendela transfer akan segera ditutup.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media