Bola . 31/01/2026, 12:16 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Hasil undian play-off Liga Champions Eropa musim 2025–2026 menghadirkan pertemuan besar antara Benfica dan Real Madrid. Kedua tim kembali dipertemukan hanya tiga pekan setelah duel dramatis mereka di fase liga, sebuah laga yang masih membekas di ingatan publik sepak bola Eropa. Pertemuan ini menjadi salah satu sorotan utama play-off, mengingat sejarah panjang Real Madrid di Liga Champions serta kebangkitan Benfica di bawah arahan pelatih berpengalaman, Jose Mourinho.
Dalam laga terakhir fase liga yang mempertemukan kedua tim, Benfica secara mengejutkan menundukkan Real Madrid dengan skor 4-2. Kemenangan tersebut terasa semakin dramatis karena ditentukan oleh gol penjaga gawang Anatoliy Trubin pada menit ke-98. Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga menjadi simbol keberanian dan determinasi Benfica menghadapi raksasa Spanyol.
Format baru Liga Champions musim ini menempatkan tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 fase liga ke babak play-off dua leg. Benfica dan Real Madrid termasuk di dalam kelompok ini, sehingga harus kembali berjuang demi satu tempat di babak 16 besar. Leg pertama play-off dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Februari, sementara leg kedua akan digelar sepekan kemudian.
Pertemuan Benfica dan Real Madrid diprediksi berlangsung ketat. Real Madrid, klub dengan koleksi gelar Liga Champions terbanyak, membawa beban ekspektasi besar. Sementara itu, Benfica tampil tanpa banyak tekanan, tetapi dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan dramatis sebelumnya.
Jose Mourinho, yang pernah mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Champions bersama Porto pada 2004, kembali menjadi pusat perhatian. Menghadapi mantan rival-rival besarnya, Mourinho dikenal piawai memainkan aspek psikologis pertandingan. Dalam konteks ini, duel melawan Real Madrid bukan sekadar adu taktik, tetapi juga pertarungan mental dan pengalaman.
Selain Benfica versus Real Madrid, hasil undian play-off juga mempertemukan Paris St-Germain dengan sesama klub Prancis, AS Monaco. PSG, yang berstatus juara bertahan Liga Champions, harus melewati jalur play-off setelah hanya finis di posisi ke-11 fase liga. Duel sesama tim Ligue 1 ini diperkirakan sarat tensi, karena kedua tim saling mengenal dengan sangat baik.
Sementara itu, Newcastle United akan menghadapi Qarabag. Klub asal Inggris tersebut finis di peringkat ke-12 fase liga, sedangkan Qarabag menempati posisi ke-22. Secara statistik, Qarabag memiliki catatan kurang meyakinkan saat menghadapi klub Premier League. Mereka belum pernah menang dalam sembilan pertemuan sebelumnya, termasuk kekalahan telak 0-6 dari Liverpool di Anfield pada laga terakhir fase liga.
Namun, Qarabag juga menunjukkan tanda-tanda perlawanan. Mereka mencatatkan hasil imbang 2-2 melawan Chelsea pada November, yang menjadi kali pertama klub asal Azerbaijan tersebut terhindar dari kekalahan melawan wakil Inggris. Pencapaian ini memberi sinyal bahwa Newcastle tidak bisa memandang remeh lawannya.
Pemenang duel Newcastle kontra Qarabag nantinya akan menghadapi Chelsea atau Barcelona di babak 16 besar, sebuah jalur yang menjanjikan tantangan berat sejak awal fase gugur.
Lima klub Inggris, yakni Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Tottenham Hotspur, berhasil finis di delapan besar fase liga dan lolos otomatis ke babak 16 besar. Dominasi ini menegaskan kuatnya kompetisi domestik Inggris serta konsistensi klub-klub Premier League di level Eropa.
Undian untuk babak 16 besar hingga final dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari. Adapun partai final Liga Champions musim ini akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei 2026. Stadion tersebut dipilih sebagai simbol modernisasi sepak bola Eropa, dengan kapasitas besar dan fasilitas mutakhir yang mendukung pertandingan level tertinggi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media