Bola . 04/02/2026, 17:14 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, memberikan peringatan keras kepada skuatnya mengenai ketatnya persaingan di paruh kedua BRI Liga 1 2025/2026. Setelah gagal mengamankan kemenangan dalam dua laga pembuka putaran kedua, "Pendekar Cisadane" kini dituntut untuk meningkatkan level fokus dan kerja keras guna mempertahankan posisi di papan klasemen.
Persita tercatat baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan terakhir. Usai ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-18, Persita harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 0-2 di kandang sendiri, Stadion Indomilk Arena, pekan lalu.
"Sayangnya, kami gagal meraih poin penuh di dua laga terakhir. Ini adalah cerminan betapa kompetitifnya liga musim ini," ujar Carlos Pena di Tangerang. Menurutnya, perjuangan impresif di putaran pertama tidak lagi menjadi jaminan, karena setiap tim kini tampil dengan motivasi berlipat untuk mencapai target masing-masing.
Ujian Konsistensi di Padang
Fokus Persita kini beralih sepenuhnya ke pekan ke-20. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim pada Minggu (8/2/2026) pukul 15.30 WIB. Meski lawan saat ini terjerembap di zona degradasi, Pena enggan meremehkan potensi kejutan dari tim berjuluk "Kabau Sirah" tersebut.
Pena menyoroti pergerakan aktif Semen Padang di bursa transfer paruh musim yang membawa banyak wajah baru ke dalam skuat lawan. Hal ini diyakini akan mengubah peta kekuatan dibandingkan saat Persita menang 2-0 pada pertemuan pertama di Indomilk Arena.
"Semen Padang sedang berjuang keluar dari zona merah, dan itu akan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi kami. Kami harus bersiap menghadapi pertarungan fisik dan mental di sana," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
Kedalaman Skuat dan Rotasi
Menghadapi jadwal yang padat, Pena memberikan sinyal akan melakukan rotasi pemain. Evaluasi terus dilakukan untuk menentukan komposisi terbaik yang mampu menerapkan strategi spesifik sesuai karakteristik lawan.
"Saya senang dengan kedalaman skuat saat ini. Kami memiliki pemain yang siap dipasang kapan saja. Setiap pertandingan memiliki kebutuhan taktik yang berbeda, dan saya akan memilih pemain yang paling siap untuk membantu tim meraih kemenangan," pungkasnya.
Kemenangan di Padang menjadi harga mati bagi Persita jika ingin tetap bersaing di papan atas dan memutus tren negatif di awal tahun 2026 ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media