Bola . 14/02/2026, 10:43 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Gelandang Manchester City, Rodri, kini menghadapi ancaman sanksi setelah memberikan komentar kritis terhadap keputusan wasit dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada 1 Februari.
Dalam laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, City sempat unggul 2-0 pada babak pertama, namun momentum berubah ketika Solanke mencetak gol kontroversial pada menit ke-53 yang akhirnya menyamakan kedudukan.
Rodri dalam wawancara pasca-laga mengatakan, "Ini gol pertama yang mereka cetak, mungkin jika gol ini tidak terjadi kami memenangkan pertandingan."
Ia menambahkan bahwa timnya telah berulang kali dirugikan oleh keputusan wasit sepanjang musim ini, di mana Manchester City saat ini menempati posisi kedua Premier League, empat poin di belakang Arsenal.
Meskipun biasanya menghindari komentar tentang wasit, Rodri menekankan bahwa beberapa insiden yang menimpa timnya tampak jelas dan harus mendapat perhatian lebih.
"Sejujurnya, saya jarang berbicara tentang wasit, saya sangat menghormati pekerjaan mereka. Tetapi mereka harus memperhatikan hal-hal seperti ini," ujarnya.
Jika sanksi diberikan, Rodri bisa menghadapi larangan tampil dalam beberapa pertandingan mendatang.
Kejadian ini juga menimbulkan diskusi lebih luas mengenai batasan antara kebebasan pemain dalam mengekspresikan pendapat dan kewajiban untuk menghormati keputusan ofisial pertandingan.
Dalam beberapa musim terakhir, Premier League menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam komunikasi publik pemain.
Kasus Rodri menyoroti ketegangan yang sering muncul antara pemain, ofisial, dan media.
Studi terbaru mengenai perilaku atlet profesional menunjukkan bahwa kritik publik terhadap ofisial dapat menimbulkan konsekuensi disipliner, meskipun niatnya untuk menyoroti ketidakadilan.
Hal ini relevan bagi klub, pemain, dan ofisial dalam menjaga citra kompetisi dan profesionalisme olahraga.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media