Bola . 16/02/2026, 15:57 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Cagliari dan Lecce akan saling berhadapan dalam penutup rangkaian pertandingan pekan ke-25 Serie A, di Unipol Domus, Selasa, 17 Februari 2026, pukul 02.45 WIB.
Setelah mengakhiri periode panjang tanpa kemenangan, Lecce yang tengah dibayangi ancaman degradasi akan bertandang ke markas Cagliari.
Meski Lecce masih berkutat di papan bawah, situasi berbeda justru dirasakan tuan rumah. Cagliari menunjukkan perkembangan signifikan sejak memasuki tahun 2026.
Cagliari sempat mencatatkan tiga kemenangan beruntun yang membawa mereka naik ke posisi ke-12 klasemen sebelum akhirnya takluk di Roma pekan lalu.
Rentetan hasil positif atas Juventus, Fiorentina, dan Hellas Verona sempat memperkuat keyakinan Rossoblu untuk mengamankan musim keempat berturut-turut di kasta tertinggi Liga Italia.
Namun, laju tersebut terhenti di Stadio Olimpico setelah Donyell Malen mencetak dua gol yang memaksa Cagliari pulang dengan kekalahan 0-2.
Terlepas dari hasil tersebut, capaian 28 poin yang dikumpulkan sejauh ini menjadi performa terbaik Cagliari pada fase yang sama sejak 2020. Secara defensif, mereka juga menunjukkan stabilitas yang jarang terlihat dalam beberapa musim terakhir.
Bermain di kandang sendiri, pasukan Fabio Pisacane berpeluang melanjutkan tren positif. Setelah mencatatkan dua clean sheet beruntun saat menjamu Juventus dan Verona, kemenangan ketiga secara beruntun di kandang bukan hal mustahil.
Secara historis, Cagliari memiliki catatan impresif saat menghadapi Lecce di Sardinia. Dari 11 pertemuan di Serie A, Cagliari meraih enam kemenangan dan hanya sekali kalah. Kekalahan tunggal itu pun terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Pada pertemuan pertama musim ini, Lecce sebenarnya sempat unggul lebih dulu. Namun, dua gol Andrea Belotti membalikkan keadaan dan membuat Lecce pulang tanpa poin. Bahkan, dalam kunjungan terakhir ke markas Cagliari, Lecce harus menelan kekalahan telak 1-4.
Kemenangan dramatis atas Udinese pekan lalu menjadi angin segar bagi Lecce. Gol tendangan bebas Lameck Banda di menit akhir memastikan kemenangan pertama mereka di tahun 2026.
Pelatih Eusebio Di Francesco sempat menunjukkan reaksi emosional terhadap kritik suporter, namun hasil tersebut jelas membawa kelegaan besar bagi tim.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media