Bola . 19/02/2026, 05:20 WIB

Presiden FIFA Murka! Tegas Perangi Rasisme Usai Insiden yang Menimpa Vinicius Junior

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi rasisme di dunia sepak bola. Ia menyatakan bahwa tindakan diskriminatif tidak boleh mendapat tempat, baik di lapangan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Pernyataan itu muncul setelah adanya dugaan insiden rasisme yang dialami Vinicius Junior saat pertandingan leg pertama Liga Champions musim 2025/26 antara Benfica dan Real Madrid.

“Tidak ada tempat untuk rasisme dalam olahraga kita dan dalam masyarakat. Kita membutuhkan semua pihak terkait untuk mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” katanya.

Insiden tersebut terjadi seusai Vinicius mencetak gol semata wayang yang memastikan kemenangan 1-0 bagi Real Madrid di kandang Benfica. Tak lama setelah gol itu, pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Pemain asal Brasil tersebut melaporkan dugaan tindakan rasis kepada wasit, yang kemudian mengaktifkan protokol anti-rasisme sesuai prosedur.

Dalam laporan pertandingan, dugaan tindakan tersebut diarahkan oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Situasi itu memicu penghentian sementara laga untuk memastikan langkah penanganan berjalan sesuai aturan.

Infantino mengaku terpukul atas kabar tersebut. Melalui unggahan Instagram story pada Kamis, ia menyampaikan reaksinya terhadap peristiwa yang terjadi dalam laga kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.

“Saya terkejut dan sedih melihat dugaan insiden rasisme terhadap Vinicius Junior dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Benfica dan Real Madrid,” ujar Infantino melalui Instagram story pada Kamis.

Ia menegaskan, seluruh pemangku kepentingan dalam sepak bola harus menunjukkan sikap tegas terhadap segala bentuk diskriminasi. Menurutnya, tanggung jawab memerangi rasisme tidak hanya berada di tangan federasi, tetapi juga klub, pemain, ofisial, dan suporter.

Sebagai bentuk komitmen, FIFA disebut terus menjalankan berbagai inisiatif global untuk melawan rasisme, termasuk kampanye Global Stand Against Racism serta program Player Voice Panel. Upaya tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sepak bola yang aman dan inklusif bagi semua pihak.

Infantino juga memberikan apresiasi kepada wasit Francois Letexier yang dinilai sigap mengambil langkah dengan menghentikan pertandingan serta menggunakan isyarat resmi anti-rasisme di lapangan.

Di akhir pernyataannya, Infantino kembali menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik diskriminasi.

“Saya akan selalu terus mengulanginya: Tidak untuk rasisme! Tidak untuk segala bentuk diskriminasi!” katanya. *

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com