Bola . 25/02/2026, 16:41 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Dewa United siap menjalani laga kontra Persita Tangerang dengan kepercayaan diri tinggi. Meski menyadari sang lawan memiliki organisasi permainan yang jauh lebih solid dibandingkan musim-musim sebelumnya, tim berjuluk Tangsel Warriors ini bertekad melanjutkan tren positif demi memperbaiki posisi di klasemen.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memberikan apresiasi terhadap perkembangan pesat yang ditunjukkan Persita. Menurutnya, perbedaan paling mencolok dari musim pertamanya di Indonesia hingga saat ini adalah peningkatan kualitas organisasi permainan di hampir seluruh tim Liga 1, termasuk Persita.
"Persita adalah tim yang sangat terorganisasi. Ini adalah pujian bagi pelatih dan para pemain mereka. Meski mereka sedikit kesulitan meraih hasil maksimal di beberapa laga terakhir karena jadwal yang berat melawan tim-tim besar, cara mereka bermain menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang bagus," ujar Riekerink.
Dewa United sendiri sedang berada dalam tren meningkat. Dari 10 pertandingan terakhir, mereka berhasil mengemas enam kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan. Riekerink menilai timnya kini telah menemukan keseimbangan yang sempat hilang di awal musim.
Ia mengakui bahwa proses adaptasi pemain baru di awal musim memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, yang sempat membuatnya kecewa dengan hasil di putaran pertama. Namun, situasi kini berubah.
"Sekarang kami berada di fase yang lebih logis. Sistem permainan mulai berjalan, ada kompetisi internal yang sehat di antara pemain, dan itu meningkatkan motivasi mereka. Kami sudah berada di jalur kemenangan (winning track) dan harus menjaganya untuk terus merangkak ke papan atas," tambahnya.
Meski sedang dalam performa terbaik, Dewa United masih dipusingkan dengan kondisi kebugaran pemain. Penyerang Kodai Tanaka dipastikan absen karena mengalami cedera pada sesi latihan perdana. Sementara itu, kondisi Risto Mitrevski masih terus dipantau setelah sempat mengalami cedera dan jatuh sakit.
Laga melawan Persita, dan kemudian Bhayangkara FC, menjadi krusial bagi Dewa United. Dua pertandingan ini bukan sekadar mengejar poin di liga domestik, melainkan juga sebagai ajang penguatan mentalitas sebelum mereka bertolak ke Manila untuk berlaga di AFC Challenge Cup.
"Penting bagi kami meraih hasil maksimal di dua laga ini. Atmosfer kemenangan akan sangat membantu mentalitas tim sebelum kami berangkat membawa nama Indonesia di kompetisi Asia," tutup pelatih asal Belanda tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media