Bola . 26/02/2026, 11:04 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Mo Salah diperkirakan akan tetap menuntaskan kontraknya di Liverpool jika kepindahan ke Liga Saudi tidak terwujud pada musim panas ini. Pemain internasional Mesir itu menandatangani perpanjangan kontrak pada April 2025, yang membuatnya terikat di Anfield hingga Juni 2027. Meski sempat dikaitkan dengan kemungkinan hengkang setelah mengkritik manajemen klub, opsi transfernya terbatas karena nilai gajinya yang sangat tinggi.
Menurut Stefan Borson, mantan penasihat keuangan Manchester City, jika Salah ingin meninggalkan Liverpool, satu-satunya tujuan yang mampu menyaingi pendapatannya hanyalah klub-klub di Arab Saudi. "Jika Saudi tidak bersedia menawarkan jumlah tersebut, kemungkinan besar Salah akan tetap di Liverpool dan menikmati gaji besar yang diterimanya," kata Borson kepada Football Insider.
Salah kini menjadi salah satu pemain dengan penghasilan tertinggi di Anfield bersama Virgil van Dijk, dengan gaji mencapai £400.000 per minggu, ditambah bonus dari hak citra dan sponsor. Hal ini membuat klub-klub lain kesulitan menyaingi Liverpool untuk mendapatkan tanda tangannya. Borson menambahkan bahwa Liverpool kemungkinan besar tidak akan menanggung sebagian gaji untuk mempermudah transfer, sehingga opsi keluar bagi Salah terbatas.
Penurunan performa juga menjadi faktor yang memengaruhi situasi ini. Musim ini, Salah baru mencetak tujuh gol dan delapan assist dari 28 penampilan di berbagai kompetisi. Meski demikian, statusnya sebagai pemain bintang dan pengaruhnya di lapangan tetap membuat klub-klub Saudi tertarik jika ada kemungkinan transfer.
Kondisi ini menunjukkan bahwa, selain faktor finansial, keputusan Salah akan sangat bergantung pada kesediaan Liga Saudi untuk memenuhi tuntutan gaji tinggi. Jika tidak ada kesepakatan, pemain berusia 33 tahun itu kemungkinan akan menyelesaikan kontraknya di Liverpool, menjaga stabilitas karier dan penghasilan di klub yang telah membesarkan namanya.
Situasi Mo Salah menyoroti bagaimana faktor finansial dan kontrak jangka panjang dapat membatasi opsi transfer seorang pemain bintang. Keputusan untuk tetap di Liverpool jika kepindahan ke Liga Saudi gagal merupakan contoh nyata bagaimana gaji tinggi dan keterikatan kontrak dapat menjadi penentu utama dalam karier profesional seorang atlet, sekaligus menunjukkan realitas pasar sepak bola modern yang sangat dipengaruhi aspek ekonomi.
Referensi:
Mohamed Salah is happy earning ‘very big money’ at Liverpool, this is why he could U-turn on exit plan – Football Insider
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media