Bola . 01/03/2026, 22:45 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, benar-benar membuktikan kelasnya di kancah sepak bola Eropa. Pemain berusia 27 tahun ini tampil memukau saat mengawal gawang Ajax Amsterdam dalam laga kontra PEC Zwolle pada pekan ke-25 Liga Belanda, Minggu waktu setempat. Bermain selama 90 menit penuh di Stadion MACPARK, Paes sukses mencatatkan clean sheet perdana yang krusial bagi timnya.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol ini, Paes menunjukkan performa solid di bawah mistar gawang. Ia menjadi sosok penyelamat yang memastikan Ajax Amsterdam pulang dengan satu poin, meski mendapat tekanan bertubi-tubi dari barisan depan lawan sepanjang laga.
Maarten Paes bukan sekadar menjaga gawang, ia juga berperan aktif dalam membangun serangan. Catatan Eredivisie menunjukkan bahwa Paes melakukan dua penyelamatan krusial yang mencegah gawang Ajax kebobolan. Salah satu momen paling mendebarkan terjadi ketika Thijs Oosting dan Tristan Gooijer melepaskan tembakan keras ke arah gawang, namun Paes dengan refleks cepat berhasil mengamankan bola.
Tidak hanya tangguh menghalau serangan, statistik menunjukkan betapa tenang dan dominannya Paes dalam laga tersebut. Ia tercatat melakukan 50 sentuhan sepanjang pertandingan dan melepaskan 32 operan akurat. Enam di antaranya merupakan umpan panjang presisi yang langsung membantu transisi serangan Ajax. Paes juga melakukan satu tinjuan bola yang sangat membantu menghalau bola-bola mati atau kemelut di depan gawang.
Kiprah Paes musim ini memang menjadi sorotan, terutama bagi suporter Timnas Indonesia. Ia membuktikan bahwa kualitas kiper asal Indonesia kini sudah sangat layak bersaing di level tertinggi Liga Belanda.
Hasil imbang tanpa gol di Stadion MACPARK ini menahan laju Ajax Amsterdam di klasemen sementara Liga Belanda. Saat ini, Ajax masih kokoh di posisi ketiga dengan koleksi 44 poin dari 25 pertandingan. Mereka kini terpaut empat poin dari Feyenoord yang berada di posisi kedua, sebuah jarak yang menuntut fokus penuh di laga-laga selanjutnya.
Di sisi lain, PEC Zwolle masih tertahan di peringkat ke-12 dengan 28 poin. Meski belum aman sepenuhnya dari kejaran zona degradasi, hasil imbang melawan tim sebesar Ajax tentu memberikan suntikan moral bagi skuad Zwolle. Ryan Thomas sempat nyaris mengubah papan skor lebih awal, namun keberuntungan masih belum berpihak karena tembakannya hanya membentur mistar gawang.
Sepanjang laga, pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan. Ajax juga sempat memberikan ancaman balik melalui tendangan Youri Regeer, namun kiper Zwolle, Tom de Graaff, tampil disiplin untuk memblok bola. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.
Bagi Maarten Paes, penampilan ini menjadi tonggak sejarah pribadinya bersama Ajax Amsterdam. Clean sheet perdana di liga tentu akan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam menatap sisa kompetisi musim ini. Para pendukung Timnas Indonesia tentu berharap Paes terus mempertahankan performa impresif ini, yang pastinya akan menjadi modal berharga bagi skuad Garuda saat membela negara di laga internasional mendatang.
Apakah penampilan konsisten Maarten Paes ini akan membuatnya menjadi pilihan utama permanen di Ajax Amsterdam? Kita tunggu saja aksi-aksi gemilang sang kiper di laga-laga Liga Belanda berikutnya! (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media