Bola . 18/03/2026, 12:27 WIB

Kontroversi Piala Afrika 2025! CAF Copot Gelar Juara Senegal Berpindah ke Maroko

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Piala Afrika 2025 berubah menjadi salah satu turnamen paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Afrika. Apa yang seharusnya menjadi momen puncak justru berakhir dengan polemik panjang yang mengguncang dunia olahraga.

Final antara Senegal national football team dan Morocco national football team berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil ngotot, mempertaruhkan gengsi sebagai raksasa Afrika. Namun, ketegangan memuncak di menit-menit akhir pertandingan.

Saat skor masih imbang, wasit menunjuk titik putih untuk Maroko di masa injury time. Keputusan ini langsung memicu protes keras dari kubu Senegal, yang merasa dirugikan oleh keputusan tersebut.

Walkout yang Mengubah Segalanya

Situasi semakin memanas ketika pemain Senegal memilih meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Keputusan ini menjadi titik balik dramatis dalam pertandingan.

Selama sekitar 17 menit, pertandingan terhenti. Beberapa pemain bahkan terlihat mencoba meredakan situasi, tetapi ketegangan sudah terlanjur memuncak. Pada akhirnya, Senegal kembali ke lapangan dan pertandingan dilanjutkan.

Penalti Maroko gagal berbuah gol, namun laga tetap berlanjut hingga babak tambahan. Senegal sempat memastikan kemenangan lewat gol di extra time dan merayakan gelar juara.

Namun, drama ternyata belum selesai.

CAF Turun Tangan dan Membalikkan Hasil

Beberapa waktu setelah final, Confederation of African Football mengambil keputusan yang mengejutkan. Melalui badan bandingnya, CAF menyatakan bahwa tindakan Senegal melanggar regulasi turnamen.

Dalam aturan kompetisi, tim yang menolak melanjutkan pertandingan atau meninggalkan lapangan tanpa izin resmi dianggap kalah. Berdasarkan pelanggaran tersebut, CAF menjatuhkan sanksi tegas.

Hasil pertandingan dibatalkan, dan Senegal dinyatakan kalah dengan skor 3-0. Secara otomatis, gelar juara diberikan kepada Maroko.

Keputusan ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola Senegal yang menilai keputusan tersebut tidak adil dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Reaksi Keras dan Perdebatan Panjang

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com