Bola . 23/03/2026, 12:39 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Masa depan gelandang veteran Luka Modric di AC Milan kini berada di persimpangan jalan. Pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, mengungkapkan bahwa klub tengah menanti keputusan krusial dari pemain asal Kroasia tersebut terkait kelanjutan kariernya di San Siro jelang bursa transfer musim panas 2026.
Meski telah menginjak usia 40 tahun, pesona peraih Ballon d'Or 2018 ini belum pudar. Manajemen Milan dilaporkan telah menyodorkan proposal perpanjangan kontrak, namun hingga saat ini, sang maestro lini tengah tersebut belum memberikan jawaban final.
"Ini adalah keputusan Luka sepenuhnya. Kami masih menunggu jawabannya," ujar Allegri dalam pernyataan resminya, dikutip Senin, 23 Maret 2026.
Lebih dari Sekadar Teknis
Bagi Allegri, keberadaan Modric bukan sekadar soal angka di atas kertas atau statistik di lapangan. Mantan pemain Real Madrid itu dianggap sebagai figur sentral yang memberikan dampak psikologis besar bagi skuad muda Milan.
Allegri memuji dedikasi Modric yang tetap membara meski sudah memasuki usia kepala empat—sebuah fenomena langka di kompetisi seketat Serie A.
"Dia tidak hanya membantu dengan kualitas teknis, tetapi juga dengan profesionalisme dan sisi kemanusiaannya. Itu sangat berarti bagi stabilitas tim," tambah Allegri.
Skenario Kontrak hingga 2027
Jurnalis pakar transfer, Nicolò Schira, menyebutkan bahwa Milan sangat berambisi mempertahankan Modric setidaknya hingga 2027. Proyek ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara proses regenerasi skuad dengan kebutuhan akan kepemimpinan senior.
"AC Milan ingin mempertahankan Luka Modric. Jika dia memutuskan lanjut, klub akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak hingga 2027. Pihak klub merasa optimistis," lapor Schira melalui akun X miliknya.
Menanti Refleksi Pasca-Piala Dunia
Namun, keputusan ini diprediksi tidak akan diambil dalam waktu dekat. Modric diyakini akan menjadikan ajang Piala Dunia sebagai titik refleksi untuk mengukur kondisi fisiknya. Apakah ia sanggup terus bersaing di level tertinggi hingga usia 41 tahun, atau memilih menutup karier legendarisnya dengan manis.
Bagi Milan, mempertahankan Modric adalah langkah strategis. Meski faktor usia menjadi risiko nyata, kecerdasan bermain dan kontrol permainan yang dimiliki Modric dianggap melampaui keterbatasan fisik.
Kini, bola panas ada di kaki Modric. Jika ia bertahan, ia akan tetap menjadi poros proyek Allegri musim depan. Jika tidak, Milan harus bersiap berburu suksesor yang mampu mengisi lubang besar yang ditinggalkan sang "dirigen" lapangan tengah tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media