Bola . 23/03/2026, 14:12 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Kabar mengenai suksesi kepemimpinan di kursi pelatih tim nasional Prancis menemui titik terang. Legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, dilaporkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk menjadi nakhoda baru Les Bleus. Zidane diproyeksikan menggantikan Didier Deschamps segera setelah perhelatan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara berakhir.
Ini menandai akhir dari penantian panjang Zidane. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, peraih trofi Ballon d'Or 1998 ini diketahui telah menolak berbagai tawaran menggiurkan dari klub-klub elite Eropa hingga tim nasional negara lain. Komitmennya hanya satu: menunggu panggilan dari tanah airnya.
Restu dari Federasi
Sinyal transisi ini diperkuat oleh pernyataan Presiden FFF, Philippe Diallo. Dalam wawancara eksklusif dengan Le Figaro, Diallo mengonfirmasi bahwa identitas pelatih masa depan Prancis sebenarnya telah diputuskan. Meski Deschamps masih memegang kendali penuh menuju target di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, proses serah terima jabatan telah dirancang dengan matang di balik layar.
"Ya, saya sudah tahu namanya," ujar Diallo singkat saat ditanya mengenai suksesor Deschamps.
Menurut Diallo, posisi pelatih kepala Prancis bukan sekadar jabatan teknis, melainkan peran sentral yang membawa beban harapan publik. "Dibutuhkan profil yang memenuhi banyak kriteria dan mendapat dukungan rakyat, karena tim ini adalah milik seluruh rakyat Prancis," tambahnya. Diallo juga mengungkapkan bahwa dari sedikit lamaran yang masuk, semuanya berasal dari pelatih berkebangsaan Prancis.
Akhir Era Emas Deschamps
Laporan dari Le Parisien menyebutkan bahwa kriteria yang dipaparkan Diallo mengerucut kuat pada sosok Zidane. Pengalaman Zidane membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut dianggap sebagai modal krusial untuk mengelola ruang ganti Prancis yang dihuni banyak pemain bintang.
Di sisi lain, penunjukan ini akan menjadi penutup bagi era emas Didier Deschamps. Sejak menjabat pada 2012, Deschamps telah mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 dan membawa Prancis ke final edisi 2022. Namun, sang pelatih telah memberikan sinyal bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung terakhirnya.
Transisi dari Deschamps ke Zidane dipandang sebagai langkah alamiah bagi Les Bleus. Publik sepak bola kini menanti, apakah sentuhan magis sang "Zizou" mampu mempertahankan standar tinggi yang telah dibangun Deschamps, sekaligus membawa filosofi permainan baru bagi generasi emas Prancis di masa depan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media