Bola . 24/03/2026, 15:13 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, langsung menggeber intensitas latihan skuad "Bajul Ijo" di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Jeda kompetisi Super League 2025/2026 selama dua pekan menjadi momentum krusial bagi tim kebanggaan warga Surabaya ini untuk memulihkan kebugaran sekaligus membasuh luka mental pasca-kekalahan telak dari Borneo FC.
Dalam sesi latihan perdana yang berlangsung penuh energi, Tavares memberikan apresiasi khusus terhadap profesionalisme para pemainnya. Meski baru saja menjalani libur dua pekan, kondisi fisik Reva Adi dan kawan-kawan terpantau tetap prima.
"Sejauh ini kondisi pemain cukup positif. Berat badan mereka tetap terjaga sesuai standar yang kami tetapkan. Selama masa jeda, para pemain disiplin mengirimkan video latihan mandiri setiap hari," ujar Tavares, dilansir dari laman resmi klub.
Tavares menekankan bahwa program latihan selama jeda tidak dipukul rata. Pelatih asal Portugal tersebut menyusun porsi latihan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing individu, terutama bagi mereka yang sedang dalam fase pemulihan cedera.
Bagi Tavares, latihan mandiri di rumah memiliki batasan dibandingkan dengan intensitas pertandingan sesungguhnya. Oleh karena itu, dalam beberapa sesi ke depan, tim pelatih akan memantau ketat adaptasi pemain saat kembali berlatih bersama dalam kelompok besar.
"Tentu ada perbedaan antara latihan fisik mandiri dengan intensitas pertandingan. Kami akan melihat bagaimana respons mereka di lapangan dalam latihan kolektif ini," tambahnya.
Selain urusan fisik, tugas berat Tavares adalah mengangkat kembali mental bertanding tim. Kekalahan memilukan 1-5 dari Borneo FC pada laga terakhir menjadi cambuk bagi tim pelatih. Jeda ini dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi mendalam agar hasil buruk tersebut tidak berlanjut.
"Cara terbaik membangun kembali mentalitas adalah dengan kerja keras di setiap sesi latihan. Dari situ, kepercayaan diri akan tumbuh kembali secara perlahan," tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Ujian sesungguhnya telah menanti di depan mata. Persebeaya dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April 2026. Laga pekan ke-27 ini menjadi sangat krusial mengingat posisi kedua tim di klasemen sangat berdekatan.
Saat ini, Persebaya tertahan di peringkat ketujuh dengan koleksi 39 poin (10 menang, 9 seri, 6 kalah). Sementara itu, Persita Tangerang mengungguli mereka di posisi kelima dengan raihan 41 poin. Kemenangan di kandang menjadi harga mati bagi Bajul Ijo jika ingin merangkak naik ke papan atas klasemen Super League.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media