Bola . 04/04/2026, 14:10 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Setelah jeda kompetisi selama hampir satu bulan, kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League 2025/2026, kembali bergulir. Pekan ke-26 akan menyajikan duel sengit antara Persita melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Bagi Persita, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ujian konsistensi sekaligus upaya memutus rantai sejarah kelam. Dalam tujuh pertemuan terakhir, tim berjuluk "Pendekar Cisadane" ini belum pernah sekalipun menumbangkan Persebaya. "Bajul Ijo" mendominasi dengan lima kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang. Termasuk kekalahan tipis 0-1 Persita di Indomilk Arena pada putaran pertama lalu melalui gol Francisco Rivera.
Pelatih Persita, Carlos Pena, datang ke Surabaya dengan modal kepercayaan diri tinggi. Dua kemenangan beruntun sebelum jeda kompetisi menjadi pemantik motivasi punggawa Persita untuk menembus posisi empat besar. Saat ini, Persita tertahan di peringkat kelima dengan 41 poin, hanya terpaut dua angka dari Persebaya di posisi ketujuh.
"Kami datang dengan tren positif dan mentalitas yang kuat. Bermain di GBT dengan atmosfer suporter yang luar biasa memang tidak mudah, tapi kami fokus pada diri kami sendiri untuk mencuri poin di sini," ujar Pena.
Meski Persebaya baru saja luluh lantak 1-5 dari Borneo FC di laga terakhir, Pena enggan jemawa. Menurutnya, skor mencolok tersebut tidak mencerminkan kekuatan asli Persebaya yang tampil solid hingga menit ke-60 dalam laga tersebut. "Itu bukan Persebaya yang sesungguhnya. Kami harus tetap waspada," tambahnya.
Persita dipastikan tampil dengan kekuatan hampir penuh. Hanya Ryuji Utomo dan Yardan Yafi yang masih menepi akibat cedera panjang. Kiper andalan, Igor Rodrigues, mengaku sudah tidak sabar untuk kembali merumput. "Pemain tidak suka jeda yang terlalu lama. Kami siap menghadapi sembilan laga sisa musim ini, dimulai dari besok," tegas Igor.
Di kubu tuan rumah, pelatih Bernardo Tavares masih dipusingkan dengan absennya gelandang kreatif asal Brasil, Bruno Paraiba. Namun, lini belakang Persebaya mendapat angin segar dengan kembalinya Arief Catur Pamungkas. Tavares diprediksi tetap mengandalkan formasi 4-4-2 dengan bertumpu pada kecepatan sayap yang dihuni Malik Risaldi dan Gali Freitas, serta kreativitas Francisco Rivera.
Laga besok malam diprediksi akan berjalan ketat. Jika mampu menang, Persita tidak hanya memutus rekor buruk atas Persebaya, tetapi juga memperlebar peluang mereka menuju babak championship series.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media