Bola . 24/04/2026, 19:10 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Persita Tangerang harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Bali United dengan skor tipis 0-1 dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Internasional Banten, Kamis (23/4/2026). Kekalahan ini memperpanjang tren negatif "Pendekar Cisadane" yang belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.
Gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak oleh Diego Campos melalui titik putih pada menit ke-61. Hasil ini membuat Persita tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 41 poin.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menyebut laga ini sebagai momen yang sulit bagi timnya. Ia menilai anak asuhnya telah bermain dengan semangat tinggi demi mengamankan tiga poin di kandang, namun hasil akhir berkata lain.
"Saya rasa sepak bola hari ini tidak adil bagi kami. Saya tidak ingat ada peluang bersih dari Bali United di babak pertama, dan pada babak kedua kami memulai dengan lebih baik," ujar Pena, Jumat, 24 April 2026.
Pena secara khusus menyoroti keputusan wasit yang memberikan penalti bagi Bali United setelah menganggap gelandang Pablo Ganet melakukan pelanggaran. Menurutnya, wasit tidak melakukan peninjauan ulang (VAR) terhadap insiden tersebut.
"Wasit memutuskan gerakan Pablo Ganet adalah penalti. Mereka bahkan tidak memeriksanya. Padahal Pablo sudah berada di posisi terjatuh di tanah dan bola memantul ke arahnya," tambahnya.
Kekecewaan Pena kian bertambah karena upaya timnya untuk menyamakan kedudukan terus kandas, termasuk saat wasit membutuhkan waktu cukup lama untuk meninjau potensi penalti bagi Persita.
"Penalti kami diperiksa selama tujuh hingga delapan menit, dan kami tetap tidak bisa mencetak gol. Ini hari yang menyedihkan bagi semua orang di Persita. Namun, kami tidak akan menyerah dan akan berjuang keras hingga laga terakhir," pungkas pelatih asal Spanyol tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media