Bola . 02/06/2026, 16:11 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id – Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan fokus utama persiapan timnya menjelang dua laga FIFA Match Day melawan Oman pada Jumat (5/6) dan Mozambik pada Selasa (9/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pukul 20.00 WIB.
Taktik pertahanan yang kokoh menjadi kunci utama arsitek asal Inggris tersebut demi menghadapi tim tangguh yang secara peringkat berada di atas skuad Garuda.
Dalam sesi latihan terbuka di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, Herdman mengatakan fokus utamanya adalah bagaimana membuat timnya tampil solid dalam bertahan menghadapi permainan dua tim yang secara peringkat dunia FIFA berada di atas tim Garuda itu. Penguatan lini belakang ini bertujuan agar tim tidak mudah kebobolan oleh serangan lawan.
"Jadi, sebagian dari pekerjaan malam ini adalah memahami jumlah pemain dalam struktur rest defense kami dan bagaimana memastikan bahwa kami tetap mampu mencatat clean sheet serta tampil solid dalam bertahan," kata Herdman ketika ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.
Soal bertahan, Herdman juga menyinggung penampilan terakhir timnya di FIFA Series 2026 pada Maret lalu melawan Bulgaria. Walaupun skuadnya belum memetik kemenangan, performa barisan pertahanan Indonesia pada pertandingan tersebut sudah menunjukkan statistik yang cukup memuaskan.
Kendati kalah 0-1, pada laga itu Herdman melihat pertahanan timnya bermain bagus karena hanya satu kali kebobolan tembakan tepat sasaran dari Bulgaria, tim Eropa yang sudah bermain di Piala Dunia sebanyak tujuh kal tersebut. Rekam jejak ini yang ingin ia replikasi pada laga persahabatan internasional mendatang.
"Pada pertandingan terakhir melawan Bulgaria, kami hanya kebobolan satu tembakan tepat sasaran. Itu sesuatu yang ingin kami pertahankan menuju pertandingan berikutnya. Namun, pada saat yang sama, kami juga harus siap mengambil risiko," ungkap dia.
Selain mematangkan organisasi lini belakang, juru taktik berusia 50 tahun ini juga terus menggenjot fisik para pemain. Karakter permainan cepat dan bertenaga akan terus melekat pada performa punggawa merah putih di atas lapangan.
Selain berlatih bertahan, Herdman juga mengungkapkan pada sesi latihan ini dilakukan dengan intensitas tinggi, sesuatu yang ia pernah katakan akan menjadi gaya khas permainan Garuda di eranya. Penyesuaian taktik baru ini digabungkan dengan program yang telah berjalan sebelumnya agar para pemain semakin padu.
"Ya, latihan malam ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Ada sesi bertahan, jadi para pemain menerima beberapa informasi baru, tetapi juga melanjutkan pekerjaan yang sudah kami lakukan pada pemusatan latihan sebelumnya," kata pelatih 50 tahun asal Inggris tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media