Bola . 15/06/2026, 08:56 WIB

Ini Pembelaan Ronald Koeman Usai Kemenangan De Oranje Digagalkan Jepang

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id — Juru taktik tim nasional Belanda, Ronald Koeman, pasang badan dan membela keputusan taktis serta pergantian pemainnya setelah laga perdana yang membuat frustrasi. Harapan skuad De Oranje untuk mengamankan poin penuh dalam laga pembuka Piala Dunia harus buyar seketika akibat gol telat dari punggawa Jepang. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan skor imbang sama kuat 2-2, Minggu, 14 Juni 2026.

Dua gol indah dari kapten tim Virgil van Dijk dan aksi menawan Crysencio Summerville sebenarnya sempat membawa Belanda memimpin dua kali. Namun, Jepang yang pantang menyerah mampu membalas lewat gol Keito Nakamura serta sontekan Daichi Kamada yang membentur pemain lawan tepat dua menit sebelum peluit panjang berbunyi. Skor seri ini pun memaksa kedua tim harus puas berbagi satu angka.

Keputusan Koeman di pinggir lapangan menuai sorotan tajam. Enam menit setelah Summerville mencetak gol pada menit ke-64, sang arsitek tim memutuskan untuk menarik keluar pemain sayap yang tengah naik daun tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pergantian tiga pemain sekaligus, di mana Koeman kemudian memasukkan bek tengah ketiga, Nathan Ake, demi mempertebal area belakang.

Strategi Defensif Menjadi Bumerang Bagi Oranje

Sayangnya, perubahan formasi yang jauh lebih defensif tersebut justru berjalan di luar rencana dan menjadi bumerang bagi lini pertahanan Belanda. Tim Samurai Biru memanfaatkan momentum ini untuk mengambil alih inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dari Jepang puncaknya melahirkan sebuah sundulan ke arah gawang dari Ogawa, yang kemudian memicu gol penyeimbang kedudukan dramatis dari kaki Kamada.

Meski skema permainannya memicu perdebatan, Koeman secara tegas menyatakan bahwa ia sama sekali tidak menyesali keputusan taktik yang ia terapkan. Mantan pelatih Barcelona itu justru menunjuk organisasi pertahanan yang buruk sebagai biang keladi utama kegagalan timnya meraih kemenangan.

"Ada juga masalah dengan tekanan di sisi sayap. Jadi jika Anda melihat pertandingan, kedua gol itu, yah, kami tidak bertahan dengan baik," ungkap Koeman di hadapan para wartawan saat sesi konferensi pers pascapertandingan.

Koeman juga menambahkan sudut pandangnya mengenai dinamika yang terjadi di atas lapangan hijau. "Sepak bola adalah permainan yang lucu karena, setelah Jepang mencetak gol kedua, mereka juga mulai bertahan," lanjut sang pelatih. "Jadi kami bisa saja mencetak gol ketiga. Jadi saya tidak menyesali pilihan saya."

Performa Memphis Depay dan Evaluasi Menuju Laga Kontra Swedia

Sorotan dalam pertandingan ini tidak hanya tertuju pada lini belakang Belanda, melainkan juga keputusan Koeman terkait komposisi lini serang. Sehari setelah ia menyatakan bahwa Memphis Depay sudah berada dalam kondisi fit untuk bermain sebagai starter pascapulih dari cedera paha baru-baru ini, Koeman justru mengambil keputusan berbeda.

Ia memilih memasukkan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda itu dari bangku cadangan pada paruh kedua untuk menggantikan Donyell Malen yang sebenarnya tampil cukup lincah.

Keputusan tersebut sayangnya belum membuahkan hasil yang manis. Depay justru langsung menerima kartu kuning dari wasit akibat melakukan tekel keras, dan penyerang senior tersebut gagal memberikan perbedaan berarti bagi daya gedor serangan De Oranje di sisa waktu pertandingan.

Kini, tim yang sempat menembus babak perempat final pada ajang Qatar 2022 lalu memiliki waktu istirahat yang cukup panjang, yakni hampir satu minggu penuh. Waktu senggang ini akan mereka maksimalkan sebelum melakoni pertandingan kedua di Grup F melawan tim kuat Eropa lainnya, Swedia, yang rencananya bakal bertempat di Houston.

Menutup keterangannya, Ronald Koeman mengakui dengan jujur bahwa anak asuhnya hanya bermain dengan "standar minimal" saat meladeni perlawanan Jepang. Ia pun melontarkan kritik dan menuduh pihak media massa terlalu meremehkan kekuatan dari sang lawan yang berasal dari kawasan Asia tersebut.

"Tentu saja kami bisa tampil lebih baik dan kami perlu berkembang selama turnamen," pungkas Koeman. "Ini jelas bukan penampilan terbaik kami. Tentu saja, kami lebih suka memenangkan pertandingan pertama. Kami berharap untuk menang."

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com