Bola . 15/06/2026, 09:09 WIB

Jadi Keranjang Gol Jerman, Dick Advocaat Sebut Timnya Akan Buat Kejutan di Laga Berikut

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.idKekalahan telak dengan skor mencolok ternyata tidak melunturkan rasa hormat dan apresiasi di dalam internal tim nasional Curacao. Pelatih kepala Curacao, Dick Advocaat, memilih untuk tetap melihat sisi positif dari penampilan anak asuhnya meskipun mereka harus mengakui keunggulan telak Jerman dengan skor akhir 1-7.

Hasil minor pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 tersebut justru tidak membuat sang pelatih berkecil hati, ia bahkan dengan tegas menyatakan perasaan bangga dan senangnya.

"Pada akhirnya kami senang karena menjadi bagian dari turnamen sepak bola terbesar di dunia. Kami harus mengubah ini menjadi Piala Dunia yang indah. Kami masih bisa membuat kejutan pada pertandingan kedua dan ketiga," ungkap Advocaat penuh optimisme setelah pertandingan usai, seperti dikutip dari Reuters, Senin, 15 Juni 2026.

Sebagai tim yang baru pertama kali mencicipi atmosfer putaran final Piala Dunia, Curacao sebenarnya sempat memberikan perlawanan yang cukup mengejutkan di awal laga. Punggawa mereka, Livano Comenencia, sukses mencetak gol penyama kedudukan yang krusial. Gol balasan tersebut lahir setelah gelandang Jerman, Felix Nmecha, membawa timnya unggul terlebih dahulu.

Kualitas Juara Dunia yang Terlalu Tangguh

Namun, jurang perbedaan kualitas dengan sang pemilik empat gelar juara dunia akhirnya terlihat jelas di atas lapangan hijau. Armada Jerman yang tampil sangat dominan kemudian menggelontorkan enam gol tambahan tanpa ampun. Pesta gol tersebut sekaligus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak bagi Der Panzer di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, pada hari Minggu (14/6).

Advocaat secara jujur mengakui bahwa jajarannya sama sekali tidak memperkirakan akan menderita kekalahan dengan margin gol sebesar itu. Walaupun demikian, juru taktik kawakan yang kini menginjak usia 78 tahun tersebut menilai para pemainnya sama sekali tidak perlu merasa berkecil hati apalagi malu, mengingat lawan yang mereka hadapi merupakan salah satu kekuatan sepak bola terbaik di planet ini.

"Mereka sangat, sangat kuat dan kami kebobolan beberapa gol yang mudah. Para pemain tahu bahwa ketika kalah mereka tidak boleh patah semangat. Ini bukan sebuah aib," tutur Advocaat kepada awak media.

Suntikan Semangat dari Suporter dan Momen Emosional Lagu Kebangsaan

Di samping perjuangan keras pasukannya di atas lapangan, mantan pelatih tim nasional Belanda itu juga memberikan pujian setinggi langit kepada para suporter setia Curacao. Sepanjang jalannya laga, ribuan pendukung tersebut tiada hentinya bernyanyi dan menyemangati tim kesayangan mereka, bahkan ketika tim dalam posisi tertinggal jauh oleh Jerman.

Atmosfer luar biasa dari tribun penonton rupanya sempat membuat Advocaat merasa emosional. Ia mengaku harus menahan gejolak perasaan saat lagu kebangsaan Curacao berkumandang dengan lantang sebelum sepak mula babak pertama.

"Ini berkaitan dengan kebahagiaan masyarakat Curacao. Saat itulah emosi muncul. Kebahagiaan mereka sungguh luar biasa," pungkas Advocaat menutup pembicaraan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com