fin.co.id — Timnas Filipina menatap ajang Piala AFF 2026 dengan kesiapan matang di bawah arahan pelatih kepala Carles Cuadrat. Menghadapi persaingan ketat di Asia Tenggara, juru taktik asal Spanyol tersebut memanggil 24 pemain terbaik untuk memperkuat The Azkals, memanfaatkan kuota maksimal yang diberikan panitia penyelenggara turnamen.
Komposisi skuad Timnas Filipina kali ini mencuri perhatian penikmat sepak bola regional. Pasalnya, hampir separuh dari total pemain yang diboyong merupakan pemain abroad atau berkarier di luar kompetisi domestik Filipina. Tercatat ada 11 pemain yang merumput di liga luar negeri, sementara sisanya terbagi dari pemain lokal liga domestik serta lima pemain yang masih berstatus tanpa klub.
Kekuatan utama Timnas Filipina bertumpu pada pengalaman para pemain yang merantau ke berbagai benua. Lini pertahanan dan lini serang mereka mendatangkan banyak amunisi dari kompetisi Eropa, Amerika Serikat, hingga negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Sektor pertahanan kedatangan Christian Rontini, mantan pemain Madura United dan Persita Tangerang yang kini membela klub divisi kelima Liga Italia, Antella. Selain itu, ada nama Santiago Rublico yang memperkuat klub Spanyol Alcorcón, serta Adrian Ugelvik yang bermain di Liga Thailand bersama PT Prachuap FC.
Bagi suporter Indonesia, Ugelvik tentu menjadi figur familiar mengingat ia sempat mengalami insiden kolaps saat menghadapi Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno.
Geliat pemain Filipina di luar negeri juga merambah benua Amerika. Pelatih Carles Cuadrat memanggil tiga pemain yang menimba ilmu dan berkarier di Amerika Serikat, yakni Cole Mrowka dari Columbus Crew, Javier Mariona yang membela Corpus Christi, serta debutan anyar Rocket Ritarita dari Maryland Terrapins.
Baca Juga
Tidak ketinggalan, gelandang Pocholo Bugas memperkuat klub Kroasia NK Vukovar 1991, dan penyerang André Leipold mengandalkan ketajamannya di klub Liga Ceko, Pardubice.
Kehadiran Wajah Baru dari Liga 1 dan Wakil Lokal
Baca Juga
Geliat transfer pemain Filipina juga menyentuh Liga Super Indonesia. Gelandang berusia 25 tahun, Kenji Nishioka, resmi bergabung dengan klub Indonesia, Adhyaksa FC, setelah sebelumnya memperkuat klub lokal Manila Digger. Nishioka kini menjadi salah satu andalan baru di lini tengah The Azkals usai mencatatkan debut pada agenda FIFA Matchday Juni lalu.
Selain Nishioka, beberapa nama lain menghiasi lini serang dan tengah dari kompetisi Asia Tenggara, seperti Jervey Gayoso yang bermain untuk klub Thailand Bangkok FC, serta kiper Quincy Kammeraad yang menjaga gawang klub Malaysia Kuala Lumpur City FC.
Sementara itu, kompetisi domestik Liga Filipina menyumbangkan delapan pemain ke dalam skuad. Klub Kaya FC mendominasi sumbangan pemain lokal dengan mengirimkan tiga nama, termasuk kiper senior Patrick Deyto. Mantan bek tangguh Persib Bandung, Daisuke Sato, juga masuk dalam skuad dan kini memperkuat klub One Taguig bersama rekan setimnya, Andres Aldeguer.